JA Teline V - шаблон joomla Форекс

BUDAYA
Typography

MANGUPURA - fajarbali.com |

Mengusung tagline Gerakan Pemuda (GP) Badung Hebat, bantuan dana motivasi pembuatan ogoh-ogoh untuk Seka Teruna dan Yowana telah diserahkan Pemerintah Kabupaten Badung, Senin (17/2/2020) lalu. Berbarengan dengan itu, diadakan pula lomba video proses pembuatan ogoh-ogoh. Tidak tanggung-tanggung, total hadiahnya mencapai Rp 45 juta.

 

 


Kepala Bagian Humas Setda Badung, I Made Suardita mengungkapkan, lomba ini diadakan guna mendukung program Dinas Kebudayaan terkait pembuatan ogoh-ogoh. “Lomba video ini dalam rangka membantu Dinas Kebudayaan. Nantinya menampilkan proses pembuatan ogoh-ogoh, termasuk kebersamaan mereka dalam pembuatannya,” ungkapnya, Kamis (20/2/2020).

Suardita menerangkan, penilaiannya melalui dua hal. Yakni penilaian juri dan like di Instagram. “Yang kami nilai nanti 75 persen dari netizen, seperti likers dan jumlah viewer. Sedangkan 25 persen nanti oleh juri,” jelasnya.

Pelibatan juri dan viewer, kata mantan Lurah Lukluk ini guna menekan potensi kecurangan. Pihaknya khawatir, jika hanya mengandalkan likers dan viewer, ada yang berusaha memperoleh sebanyak-banyaknya dengan cara membeli.

Teknisnya, kata dia dari seluruh video ogoh-ogoh Seka Teruna, akan melalui babak penyisihan. Nantinya akan dipilih 30 video terbaik dan dipublikasi di akun instagram Humas Badung. Batas pengunggahannya 11 Maret. Usai diunggah, disediakan waktu tiga hari guna melihat viewer.

 

“Dari situ kita nanti kita akan lihat jumlah viewer. Waktunya ada tiga hari untuk melihat viewer. Jadi tanggal berapapun dia mengunggah, akan diberi waktu tiga hari. Yang jelas terakhir mengunggah 11 Maret,” ujarnya.

Syarat umumnya, kata dia, video menampilkan proses pembuatan ogoh-ogoh. Alat yang digunakan bebas, baik kamera video, drone, handphone, dan sebagainya. Sedangkan durasi dibatasi tiga menit.

 

 “Disilahkan kepada peserta untuk berkreasi sebaik-baiknya. Biarpun sederhana, tapi kontennya bagus, bisa berpotensi jadi pemenang,” kata dia.
 

Terkait pengumuman pemenangnya, Suardita belum memastikan. Ia hanya menegaskan, terakhir mengunggah video 11 Maret. Sedangkan jumlah hadiah yang disediakan, total mencapai Rp 45 juta. Perinciannya, Juara I Rp 20 juta, Juara II Rp 15 juta, dan Juara III Rp 10 juta.

Birokrat asli Karangasem ini berharap, lomba ini akan lebih memacu semangat dan kreativitas pemuda di Badung. Juga sebagai bentuk pertanggungjawaban penggunaan dana Rp 40 juta, dipotong pajak Rp 15 persen menjadi Rp 36 juta untuk pembuatan ogoh-ogoh.

 

“Sehingga tidak sekadar foto, tapi dengan bentuk bergerak, pertanggungjawaban dana Rp 40 juta itu dapat terealisasi dengan baik,” tandas Suardita.

 

Sementara, Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta dalam pidatonya saat menyerahkan dana motivasi pembuatan ogoh-ogoh mengungkapkan, pihaknya ingin seluruh sekaa teruna mendokumentasikan proses pembuatan ogoh-ogoh.

 

“Selain ogoh-ogohnya, kami juga ingin prosesnya dinilai. Silahkan adik-adik buat video pendeknya. Kita akan lihat kerapian, kekompakan. Proses dari alam kita persembahkan kembali kepada alam,” terangnya.

 

Kedepan pihaknya menginginkan, seluruh sekaa teruna juga diimbau memiliki mars sekaa teruna. “Setiap ulang tahun mars itu harus dinyanyikan, dan akan kita lombakan juga sebagai kreativitas sekaa teruna,” ujar Giri Prasta.

 

Semua sekaa teruna yang ada di desa juga diharapkan untuk mendaftarkan diri ke humas dan Kominfo. Seluruh informasi pembangunan akan diberikan kepada sekaa teruna sebagai corong informasi ke masyarakat tentang program-program pembangunan Pemerintah Badung.

 

 “Termasuk membuka akses khusus kritikan dan masukan membangun Badung. Sejalan dengan kemajuan teknologi, sekaa teruna harus mampu mensosialisasikan program pembangunan pemerintah kepada masyarakat. Karena, dimana sekaa teruna bersatu disitu kejayaan daerah akan tercapai,” tutup Bupati dari Partai PDI Perjuangan ini.(put).