JA Teline V - шаблон joomla Форекс

KESEHATAN
Typography

Denpasar - fajarbali.com | Seseorang yang kekurangan asupan vitamin B12 akan menunjukkan sejumlah gejala dan salah satunya terlihat dari mata. Mata yang sedikit menguning, lalu kelopak dan mata yang kejang bisa menjadi tanda seseorang mengalami defisiensi vitamin B12.

 

Dalam kasus yang jarang terjadi, kerusakan saraf optik yang dapat menyebabkan kehilangan penglihatan bisa juga terjadi. Oleh karena itu, segeralah berkonsultasi ke dokter bisa mengalami masalah pada mata seperti yang telah disebutkan.

 

Menurut Ketua Komite Mata Nasional, Andy F Noya, vitamin B12, juga dikenal sebagai cobalamin, sangat penting untuk menjaga kesehatan saraf dan sel-sel darah. "Jadi ketika ada kekurangan vitamin ini, tubuh akan menderita. Vitamin B12 memainkan peran penting dalam produksi DNA dan RNA, dua molekul yang sangat penting dalam pengkodean, decoding, regulasi, dan ekspresi gen. Selain itu, sama seperti vitamin B lainnya, B12 berperan dalam konversi karbohidrat menjadi energi," jelasnya. 

 

Pada wanita hamil, kadar vitamin B12 yang rendah bisa meningkatkan risiko bayi mereka bermasalah dalam saraf. Bagi orang pada umumnya, bisa berisiko terkena diabetes tipe 2 dan masalah kesehatan lainnya.

 

Andy menambahkan, kekurangan vitamin B12 sebenarnya bisa mudah diatasi dengan pengobatan dan suplementasi vitamin B12 intravena. "Sebelum terburu-buru memilih obat, kita bisa mendapatkannya melalui makanan. Daging, salah satu sumber yang baik. Jika dari kita tidak mengonsumsi produk hewani atau memiliki kondisi kesehatan tertentu yang mengharuskan membatasi menu hewani, kita dapat mengambil multivitamin atau suplemen yang diperkaya vitamin B12," terangnya. 

 

Sebelum mengonsumsi suplemen vitamin B12, ada baiknya bila berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. Sehingga dokter dapat memastikan kondisi dan suplemen apa yang tepat untuk dikonsumsi. (dar).