JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Persatuan Panahan Seluruh Indonesia (Perpani), cabang Kota Bogor, kembali menggelar Kejuaraan Terbuka antarklub, 3rd Bogor Open Archery Championship. Kejuaran yang berlangsung sejak 6 hingga 13 Juli ini, diikuti oleh 93 klub dan lebih dari 700 atlet dari seluruh Indonesia ini, memperebutkan piala bergilir Presiden Republik Indonesia ini.

Atlet Compound Beregu dari Bali, Gusti Fazli Kertinegoro RM, atlet compound Junior turun di kelas Umum, I Komang Gde Krishnanda Putera dan Kadek Dian Vanagosi. Gusti, Mangde dan Gosi meraih Medali Emas untuk kelas Aduan Beregu Compound Umum Putra dan meraih Medali Perak untuk kelas Total Kualifikasi Compound Umum Putra. Selain itu Kadek Dian Vanagosi meraih Medali Perak di kelas Aduan Compound Umum Putra dan juga meraih Medali Perak di kelas Total Kualifikasi Compound Umum Putra.

Pengumpulan score sangat ketat karena event ini diikuti oleh atlet-atlet berpengalaman, termasuk atlet-atet yang pernah merasakan Pelatnas maupun Juara-juara dari Kejurda masing-masing provinsi. Pada saat Final Beregu, atlet-atlet Bali yang berkolaborasi antara Gandawa Archery Club yang diwakili oleh Mangde dan Gosi dengan Bali Archery School (BAS) yang diwakili oleh Gusti, ternyata  mampu menunjukkan kualitasnya di kancah Kejuaraan nasional. Di Final Beregu, mereka mampu menaklukkan atlet Beregu Marinir B yang salah satu atletnya pernah mengenyam pendidikan di Pelatnas.

Usai menyerahkan medali, Sekjen PP Perpani periode 2019 – 2022, Rizal Barnadi menyarankan agar atlet-atlet panahan Bali ini bisa mewakili Indonesia mengikuti kejuaraan panahan tingkat asia, yaitu Asia Cup Wolrd Archery yang rencananya akan diselenggarakan di Thailand November mendatang. Hal ini dikatakannya setelah dirinya mengetahui hasil medali yang diperoleh oleh atlet-atlet panahan Bali.

Senada dengan Rizal Barnadi, Ketua Umum Pengprov Perpani Bali IGMA Wisnu Mataram sangat mendukung apabila atlet-atlet panahan dari Bali bisa mewakili Indonesia di kancah Asia. “Adalah suatu kehormatan dan kebanggaan apabila atlet-atlet Panahan Bali mampu mewakili Indonesia di kancah Internasional,” ujar IGMA Wisnu Mataram.

Staf Khusus PP Perpani yang juga sebagai Ketua Bali Archery School (BAS) Fajar Putra, mengharapkan kepada Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI)  agar mendukung penuh olahraga Panahan melalui Perpani Bali. Karena hal ini berhubungan dengan besarnya Anggaran yang dipersiapkan.

“Untuk mengikuti event di luar negeri tentunya yang besar adalah biaya akomodasi dan transportasi. Tentunya Anggaran utk panahan harus lebih ditingkatkan lagi, karena event panahan  di luar negeri hampir setiap bulan ada,” katanya saat dihubungi melaui Whatshapp, Senin (8/7) disamping ia juga mengharapkan agar pihak swasta bisa membantu menjadi sponsor. (dje)