JA Teline V - шаблон joomla Форекс

TEKNO
Typography

JAKARTA-fajarbali.com |  Awal Desember 2021 lalu, Indonesia kembali berduka. Dilansir dari laman situs Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pada 13 Desember 2021, erupsi Gunung Semeru mengakibatkan 2.970 rumah rusak, 46 warga meninggal dunia dan 30 warga luka-luka. Sebanyak 9.118 warga mengungsi di ratusan titik posko pengungsian yang tersebar di area Kabupaten Lumajang, Malang dan Probolinggo.

Berkolaborasi dengan Human Initiative, Sharp Indonesia menyalurkan bantuan bagi pengungsi di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur. Acara serah terima ini dilakukan hari Rabu, 15 Desember 2021.

 

Bantuan bagi para warga di Kabupaten Lumajang dikonsentrasikan pada 4 titik lokasi tenda pengungsian 2 di desa Pasirian dan masing-masing 1 titik di desa desa Penanggal dan desa Supiturang. Sharp Indonesia akan menyelenggarakan bantuan dalam 2 tahap yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

 

Pada tahap pertama Sharp Indonesia melakukan instalasi kebutuhan air bersih dan menempatkan 11 unit mesin cuci untuk membantu warga pengungsi menjaga kebersihan pakaian mereka. “Seperti yang kita ketahui, di setiap titik lokasi pengungsian kebutuhan akan pangan sudah sangat terpenuhi, untuk itu Sharp Indonesia berusaha untuk memberikan bantuan dalam bentuk lain sebagai pelengkap kebutuhan yang sudah tersedia”, jelas Andry Adi Utomo selaku National Sales General Manager PT Sharp Electronics Indonesia.

 

Setiap warga pengungsi dapat memanfaatkan mesin cuci yang disediakan secara bergantian. Poniasih salah satu warga pengungsi mengungkapkan rasa senangnya dengan adanya posko cuci gratis dari Sharp ini. “Dengan adanya mesin cuci disini sangat membantu kami warga pengungsi untuk mencuci baju. Kami berterima kasih sekali kepada Sharp yang sangat tanggap dengan kebutuhan kami”, ungkapnya.

 

Keluhan lain yang dirasakan warga adalah infeksi saluran pernafasan (ISPA), penyakit kulit dan mata kering dampak dari hujan abu yang terus terjadi beberapa saat setelah erupsi pertama terjadi. Di latarbelakangi hal tersebut, guna meringankan keluhan warga, Sharp mendirikan tenda Plasmacluster yang dapat digunakan warga untuk mendapatkan udara bersih dan sehat.

 

 

 

 

Dalam tenda tersebut Sharp Indonesia telah menyediakan Air Purifier dengan teknologi Plasmacluster yang dilengkapi dengan fitur Humidifier untuk melembabkan kulit dan mata. Selain itu Sharp Indonesia pun menempatkan

 

tempat tidur dan bean bag bagi warga untuk beristirahat sekaligus mendapatkan udara bersih dan sehat. “Tujuan didirikannya tenda Plasmacluster yang dilengkapi dengan produk Air Purifier ini adalah untuk membantu meredakan gangguan pernapasan, sementara humidifier dapat berguna untuk meringankan iritasi mata dan kulit kering akibat debu vulkanik. Sharp Indonesia selalu berupaya untuk memberikan bantuan yang disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan”, terang Andry.

Masih dalam masa pandemi, Sharp pun masih terus mengingatkan warga untuk tetap menjalankan prokes, Sharp mendistribusikan lebih dari 20 ribu masker bagi warga pengsungsi. Disamping penyediaan kebutuhan kesehatan, Sharp Indonesia pun turut membantu menjaga higienitas dari para warga pengungsi dengan menyediakan alat mandi dan juga pakaian dalam baru, agar warga dapat lebih nyaman saat tinggal di tenda pengungsian.

Tahap kedua Sharp Indonesia telah menyiapkan bantuan lain berupa layanan perbaikan gratis untuk produk-produk elektronik yang rusak. “Kami akan terus pantau kondisi para warga pengungsi dan siap memberikan bantuan yang diperlukan”, tutup Andry. (rls/dj)

BERITA TERKINI