Nilai Tukar Rupiah Melemah Terus di Atas Rp18.000 per Dolar AS Hari Ini

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kembali melemah pada Rabu, 29 Juli 2026, di pasar spot Jakarta, diperdagangkan di atas level Rp18.000 per dolar AS. Pelemahan ini menjadi kelanjutan tren yang telah berlangsung selama beberapa hari terakhir.

Data Perdagangan 29 Juli 2026

Pada pembukaan perdagangan hari ini, kurs rupiah melemah sekitar 0,41% dibandingkan posisi kemarin, dengan nilai tukar di pasar spot mencapai kisaran Rp18.083 per dolar AS. Pelemahan rupiah ini mengikuti tren selama empat hari berturut-turut yang tercatat sejak Senin, 26 Juli 2026.

Kurs Jual Beli di Bank-Bank Besar

Kurs jual beli dolar AS di sejumlah bank nasional pada 29 Juli 2026 menunjukkan rentang sebagai berikut:

  • BCA: Harga beli Rp17.795 hingga Rp17.975, harga jual Rp17.991 hingga Rp18.070.
  • Bank Mandiri: Harga beli Rp17.750 hingga Rp17.965, harga jual Rp17.995 hingga Rp18.050.
  • BRI: Harga beli Rp17.877, harga jual Rp18.039.
  • BNI: Harga beli Rp17.750 hingga Rp17.957, harga jual Rp17.987 hingga Rp18.050.

Konteks dan Faktor Penyebab Pelemahan Rupiah

Kondisi Pasar Global

Penguatan indeks dolar AS yang mencapai 101,55 pada Selasa, 28 Juli 2026, turut memberikan tekanan pada nilai tukar rupiah. Indeks dolar AS telah menguat selama empat hari perdagangan beruntun, yang biasanya berbanding terbalik dengan pergerakan mata uang negara berkembang termasuk rupiah.

Perbandingan dengan Mata Uang Asia Lain

Sementara rupiah melemah, beberapa mata uang Asia lain juga mengalami penurunan pada 28 Juli 2026, seperti dolar Taiwan (-0,34%), dolar Singapura (-0,15%), dan ringgit Malaysia (-0,12%). Sebaliknya, mata uang seperti won Korea (0,27%) dan rupee India (0,09%) mengalami penguatan minor.

Dampak dan Respons Pasar

Reaksi Pasar Lokal

Pelemahan rupiah membawa dampak pada berbagai sektor terutama yang bergantung pada impor dolar AS. Namun, pelaku pasar masih memantau pergerakan ini dengan hati-hati mengingat volatilitas pasar yang tinggi di kuartal ketiga tahun ini.

Penjelasan Narasumber

"Tekanan pada nilai tukar rupiah saat ini dipengaruhi oleh penguatan dolar AS secara global dan sentimen pasar terhadap kondisi ekonomi dunia yang sedang bergejolak," ujar analis ekonomi dari sebuah lembaga riset keuangan.

Update dan Informasi Tambahan

Bank Indonesia (BI) terus memantau pergerakan nilai tukar tersebut dan mengambil langkah stabilisasi bila diperlukan. Data kurs resmi BI dan transaksi valuta asing akan menjadi acuan penting bagi pelaku pasar dalam beberapa hari mendatang.

Kurs Dollar ke Rupiah Hari Ini - Zona Bisnis | METRO TV
Informasi ini bukan saran investasi. Konsultasikan dengan penasihat keuangan.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed