JA Teline V - шаблон joomla Форекс

OLAHRAGA
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Bali United akan memainkan laga buntut Liga 1 pada pekan-34, dengan menghadapi Bhayangkara FC di Stadion PTIK, Jakarta, Sabtu (8/12). Laga yang sebelumnya berlangsung Minggu (9/12/2018), harus dimajukan sehari.

Serdadu Tridatu punya kisah tersendiri ketika menghadapi tim instansi kepolisian itu. BU belum pernah menang. Lebih tragis lagi, musim lalu Bhayangkara dengan leluasa melenggang di atas Bali United sebagai jawara. Padahal poin kedua tim ini sama-sama 68 angka.

Pelatih caretaker Bali United, Eko Purdjianto ingin hapus mimpi buruk itu. Dirinya yakin, skuatnya mampu tampil ciamik. Dia mengupayakan tim untuk tampil all out, sehingga minimal di laga terakhir mampu unggul mengubah histori.

Soal jadwal yang maju, baginya tidak untuk disikapi berlebih. Baginya keputusan itu tinggal dijalani saja, walaupun majunya pertandingan memang mempengaruhi porsi latihan. "Tim juga dalam kondisi puncak dan tekad kami menang. Kami tetap all out saja meraih poin di Bhayangkara FC,” kata dia belum lama ini.

Eko pun mengakui selama laga, Bali United selalu dapat mimpi buruk. Di laga kali ini, dirinya ingin timnya bermain lepas tanpa menutup mata. Strategi tim lawan perlu dilihat untuk ketahui kelemahannya.

Sementara itu, pertandingan Sabtu mendatang ini dipastikan tanpa kehadiran Ilija Spasojevic yang cedera. Akan tetapi lini depan mendapat tambahan amunisi dengan kembalinya penyerang asal Belanda, Melvin Platje yang terbebas dari hukuman akumulasi kartu kuning.

Sejak dua musim terakhir dalam tiga kali pertemuan, Bali United tak pernah menang atas Tim Bhayangkara FC. Pada musim 2017, kalah dua kali dalam tandang maupun kandang. Juga pada laga kandang putaran pertama musim 2018, Bali United kalah 2-3 dari Bhayangkara FC di Stadion Dipta, Gianyar, pada 21 Juli lalu.

Saat itu Marinus Wanewar menyumbangkan dua gol dan satu gol Bhayangkara FC dicetak Bruno Elio Martins. Sedangkan gol Bali United dicetak Melvin Platje dan Dallen Doke. (eka)