JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography
AMLAPURA-fajarbali.com | Tampaknya para orang tua siswa di Karangasem masih harus bersabar menunggu dilaksanakanya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) siswa. Pasalnya,  meski sudah ada ratusan sekolah yang menyatakan diri siap menggelar PTM, namun hal itu baru bisa dilaksanakan jika bupati Karangasem mengijinkanya. 
 


Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Karangasem, I Gusti Ngurah Kartika, Senin (5/4/2021), menyebutkan, pihaknya telah menyampaikan surat untuk proses PTM ke bupati Karangasem. Sehingga, pelaksanaan PTM masih menunggu ijin dari bupati Karangasem.

UsulanPelaksaaan PTM yang disampaikan ke bupati sejumlah 33 SMP dan 244 SD untuk pelaksanaan terbatas. Dikatakanya, dukungan melaksanakan PTM sendiri datang dari para orang tua siswa. Namun itu tergantung kembali dari analisis satgas Covid-19 Kabupaten Karangasem.

"Dari satgas itu melaporkannya ke bupati, kalau di ijinkan PTM kita laksanakan," ujarnya lagi. 

Baca Juga :
Ditolak di Tegal Bengkak, Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi di Alihkan Butus
OPPO Menjadi Sponsor Resmi Perhelatan AOV Star League 2021 Spring


Dikatakanya, jika melihat Surat Keputusan Bersama (SKB) 4 menteri, kalau tenaga pendidik sudah mendapatkan vaksin covid-19  secara tuntas. Sehingga sekolah yang sudah menerima vaksin covid-19  wajib melaksanakan PTM yang tentunya dengan mengatur jumlah kehadiran para siswa.

"Petunjuk teknis kehadiran siswa 50 persen dari kapasitas ruangan atau jumlah siswa,untuk SD maksimal 15 orang dan  SMP maksimal 18 orang," ujarnya lagi. 

Gusti Ngurah Kartika juga mengatakan, jumlah guru yang sudah tuntas di vaksin covid-19 jumlahnya 1.192 orang. Sementara, guru yang baru divaksin sekali jumlahnya sekitar 4.000 orang. Rencananya,mereka akan menerima vaksin Covid-19 tahap kedua pada 8 April mendatang.

"April semua guru  sudah di vaksin Covid-19, sehingga kita siap melaksanakan PTM," ujarnya lagi. (bud)