JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography
AMLAPURA-fajarbali.com | Dikeluarkanya Peraturan gubernur Bali nomor 80 tahun 2018 tentang Perlindungan dan Penggunaan Bahasa, Aksara, dan Sastra serta Penyelenggaraan bulan bahasa Bali mendapat apresiasi para penyuluh bahasa Bali di Kabupaten Karangasem.

Mereka menilai, dengan adanya Pergub itu sudah semestinya pemerintah lebih banyak menggelar lomba untuk meningkatkan kecintaan anak-anak sekolah untuk perkembangan bahasa Bali. Salah satunya disampaikan, penyuluh Bahasa Bali di Karangasem, Ni Luh Widiastiti, Minggu (6/6/2021) kemarin, mengatakan, untuk perkembangan bahasa dan sastra Bali saat ini anak-anak sudah mulai jarang mempergunakan bahasa Bali dalam pergaulan sehari-hari.

“Pergub itu merupakan bukti keseriusan pemprov Bali dalam melindungi adat dan istiadat Bali, khususnya bahasa dan sastra Bali,” ujarnya.

Baca Juga :
RSU Negara Luncurkan Dokter Sayang
Gelar Lomba Cerdas Cermat Susastra Bali, PDIP Komit Dukung Pelestarian Adat dan Budaya
 

Pihaknya berharap, Pemprov Bali lebih banyak membuat program yang ditujukan kepada anak-anak generasi miilenial untuk meningkatkan mereka bisa mempergunakan bahasa Bali dalam kehidupan maupun pergaulan sehari-hari.

“Kita berharap Pergub yang keluar itu dibarengi dengan membuatkan program untuk menarik minat anak-anak generasi muda untuk mencintai bahasa Bali,” ujarnya. 

Salah satu yang bisa dilaksanakan, katanya, melalui perlombaan-perlombaan tentang kesusastraan Bali kepada anak-anak sekolah. Apalagi, dimasa pandemi seperti ini,anak-anak hanya mendapat pembelajaran secara online. Sedangkan,kalau ada lomba setidaknya para siswa akan mendapat bimbingan dari para pembimbing.

“Kalau sudah ada lomba, sudah pasti ada pembinaan dalam menggali potensi dalam kesusastraan Bali,” ujarnya lagi. (bud)