JA Teline V - шаблон joomla Форекс

PENDIDIKAN
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | SMK Penerbangan Cakra Nusantara Denpasar menggelar Placement Test atau tes pemempatan bagi taruna-taruni (siswa) sebelum melaksanakan praktik kerja lapangan (PKL). Tes yang diadakan di sekolah setempat melibatkan seluruh siswa kelas XI.

Wakasek Bidang Kesiswaan, Putu Agus Mahendra ditemui kemarin (13/2/2018) menjelaskan, tujuan utama Placement Test itu untuk mengetahui tingkatan kemampuan siswa di bidang masing-masing. Tes itu juga menjadi acuan menentukan angka persentase potensi dan keterampilan siswa, sehingga nantinya diperoleh pengelompokkan minat dan bakat.

Lebih lanjut diungkapkannya, tujuan utama tes tersebut adalah menentukan penempatan kerja sesuai bakat dan minat sehingga kenyamanan siswa saat PKL dapat terwujud. “Sebelum melaksanakan PKL, siswa wajib mengikuti Placement Test ini. Kami berkomitmen menciptakan PKL yang right person-right place. Di mana kondisi personal, disiplin, dan kompetensi siswa sesuai dengan tanggung jawab mereka bekerja nanti,” jelas Agus Mahendra.

Agus Mahendra memaparkan, Placement Test berguna mengumpulkan data-data terkait kompetensi peserta didik. Dalam hal itu, jika ditemukan kekurangan, maka akan ada tindak lanjut untuk meningkatkan kualitas siswa, sebelum ditempatkan di sejumlah instansi kedirgantaraan. Sebaliknya, jika ditemukan peningkatan kemampuan siswa secara signifikan, maka siswa akan langsung ditempatkan di lokasi PKL yang tepat.

Tes dilakukan dengan dua format, yakni bentuk tes tulis dan lisan atau wawancara. Materinya pun berupa pilihan ganda dan uraian, ditambah interview terkait minat dan kompetensi keahlian, melibatkan para psikolog yang terlisensi.“Para psikolog berperan melakukan pengawasan dan menjadi konselor saat tes berlangsung. Nanti juga dilakukan monitoring secara berkala ke beberapa lokasi PKL,” terangnya.

Terkait prestasi, lanjut Agus, siswa yang melaksanakan PKL di beberapa instansi banyak yang langsung ditawari bekerja oleh beberapa pihak. “Menurut mereka, banyak yang mengatakan taruna-taruni kami punya kualitas dan tanggung jawab yang tinggi,” katanya menceritakan pengalaman peserta PKL.

Salah satu siswa peserta tes, I Putu Gita Adnyana mengaku lebih mengenal potensi diri dan kekurangan yang perlu ditingkatkan setelah mengikuti tes tersebut. “Dengan tes ini, saya mendapat tempat PKL yang tepat di salah satu maskapai penerbangan Indonesia. Jadi, sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan saya,” pungkas siswa jurusan Otomatisasi dan Tata Kelola Perkantoran Bandara tersebut. (eka)