Persebaya Surabaya Juara Piala Presiden 2026 Usai Kalahkan Persib Bandung

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Persebaya Surabaya berhasil menjuarai Piala Presiden 2026 setelah mengalahkan Persib Bandung melalui adu penalti di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, sebagaimana dilansir dari Bola.

Kemenangan ini merupakan hasil dari transformasi besar yang dimulai dari pertengahan musim lalu, termasuk perubahan pelatih dan pembenahan infrastruktur medis. Pelatih Bernardo Tavares yang datang dari Portugal dipercaya membentuk tim yang lebih solid.

Persebaya sebelumnya mencapai posisi empat besar musim lalu, yang menjadi bukti kebangkitan tim. Manajemen memberikan wewenang penuh kepada Tavares untuk membangun tim impian dengan dukungan staf kepercayaan dari Portugal dan data performa pemain yang akurat.

Selain itu, manajemen bekerja sama dengan rumah sakit nasional untuk membangun ekosistem sports medicine terintegrasi pertama di Indonesia, yang membantu penanganan dan pencegahan cedera pemain secara modern dan berbasis data.

Chief Medical Officer Persebaya, dr. Pratama Wicaksana Wijaya, Sp.KO, mengatakan, "Sebenarnya pramusim ini tidak hanya persiapan atau uji coba bagi pemain, tamun bagi ofisial juga. Semua divisi, mulai dari staf dapur hingga analis performa dan termasuk departemen medis menguji sistem untuk mempersiapkan tim secara keahlian masing-masing."

"Jadi ketika manajemen dan pelatih memutuskan ikut kompetisi atau mempersiapkan pertandingan persahabatan, setiap divisi tinggal adaptasi respons dari pemain dengan load yang mereka terima, dan bagaimana tubuh mereka merespon. Pelatih Kepala juga memperhatikan semua aspek dan informasi yang kami upayakan," tambah dr. Pratama.

Keberhasilan ini juga menjadi penebusan bagi Persebaya yang sebelumnya gagal juara Piala Presiden 2019 setelah kalah dari Arema FC dengan agregat 2-4. Kemenangan 2026 menghapus trauma tersebut setelah tujuh tahun penantian.

Di final yang digelar tanpa penonton, Persebaya unggul lebih dulu lewat gol Ramadhan Sananta. Namun, Persib berhasil menyamakan skor sehingga pertandingan berlanjut ke adu penalti.

Kiper Persebaya, Reza Arya, tampil heroik dengan dua penyelamatan penting yang membawa timnya menjuarai turnamen ini, sekaligus memutus dominasi Persib sebagai juara bertahan.

Editors Team
Daisy Floren