Persib Bandung Juara Dewata Challenge Series 2026 di Gianyar

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Persib Bandung memenangkan gelar Dewata Challenge Series 2026 setelah mengalahkan Bali United 3-2 pada Selasa (18/8/2026) di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, dalam laga terakhir turnamen pramusim tersebut.

Persib sebelumnya menang 3-0 atas Sabah FC pada laga pertama. Dalam pertandingan melawan Bali United, Persib sempat tertinggal 1-2 sebelum akhirnya membalikkan keadaan dan menang.

Brandon Wilson membuka keunggulan Bali United pada menit ke-54, yang kemudian disamakan oleh Marc Klok lewat penalti pada menit ke-57. Bali United kembali unggul lewat gol Joao Ferrari di menit ke-60.

Persib mulai menyerang di penghujung babak kedua. Balsa Sekulic menyamakan skor pada menit ke-87, dan Gabriel Mutombo mencetak gol kemenangan pada menit ke-90.

Pelatih Persib Bandung, Igor Tolić, menilai para pemain menunjukkan semangat juang tinggi sehingga mampu meraih kemenangan.

"Saya pikir ini adalah sesuatu yang dimiliki oleh semua pemain dalam diri mereka. Para pemain selalu tampil penuh keyakinan, baik saat kita sedang tertinggal maupun unggul," ujar Igor Tolić.

Igor juga menyadari masih ada kekurangan yang harus diperbaiki karena Persib baru menjalani latihan sekitar tiga minggu terakhir.

"Semua orang sedang berusaha dan ingin melakukan hal yang benar. Semua orang sudah berada di posisi yang tepat, kami hanya perlu menyesuaikan timing-nya. Dan ketika semuanya sudah menyatu, kita akan menjadi tim yang bagus dan luar biasa," tambahnya.

Pelatih Bali United, Johnny Jansen, tetap santai meski timnya kalah dan tidak terlalu memusingkan hasil tersebut.

"Saya tidak terlalu pusing. Tentu saja kami ingin memenangkan setiap pertandingan, itu sudah pasti," ujar Johnny Jansen.

Menurut Johnny, hasil akhir bukan hal terpenting saat ini, melainkan perkembangan permainan Bali United yang sudah lebih baik dibanding pertandingan sebelumnya melawan Sabah FC.

Johnny juga menyebut ada beberapa kesialan yang menimpa Bali United selama pertandingan.

"Saat Remco Balk mencoba mengoper bola ke belakang, kami kena penalti. Gol kedua, seharusnya Jay (Herdman) bisa menyapu bola ke luar, tetapi bola justru jatuh ke pemain lawan. Saat gol ketiga Persib, itu adalah kesalahan di lini tengah dan bek kami. Jadi situasi tersebut tidak boleh terjadi," tegasnya.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed