Piala Presiden 2026 Final Tanpa Penonton Digelar di Bali
FajarBali.co.id Final Piala Presiden 2026 yang mempertemukan Persib Bandung dan Persebaya Surabaya digelar tanpa penonton di Bali pada Kamis, 6 Agustus 2026. Keputusan ini diambil setelah laga semifinal dan final dipindahkan dari Surabaya ke Bali karena faktor rivalitas tinggi antar klub semifinalis dan rekomendasi keamanan.
Laga semifinal mempertemukan Persib Bandung melawan Persija Jakarta serta Persebaya Surabaya melawan Arema FC, yang memiliki riwayat perseteruan. Hal ini menjadi salah satu pertimbangan utama pemindahan lokasi pertandingan.
Wakil Ketua Organizing Committee (OC) Piala Presiden 2026, Arya Sinulingga, menyatakan keputusan tanpa penonton merupakan hasil koordinasi dengan Polda Bali dan berbagai pihak terkait.
"Setelah diputuskan mengenai perpindahan, kami koordinasi sebelumnya dengan Polda Bali. Di sana ada koordinasi dan disampaikan juga oleh Polda Bali dan hasil diskusi," ujar Arya di SCTV Tower, Jakarta, Rabu, 5 Agustus 2026.
Ia menambahkan, "Hasil diskusi dan pertemuan dengan berbagai pihak eksternal maupun dengan panitia, dengan kesepakatan bersama bahwa penyelenggaraan tanpa dihadiri penonton dan suporter."
Rekomendasi tersebut kemudian disampaikan ke Mabes Polri yang menegaskan laga final tetap tanpa penonton, meski Mabes Polri akan tetap mengawal jalannya pertandingan.
Meski tanpa penonton, pengamanan di laga final akan dilakukan secara ketat dengan melibatkan 1.284 personel gabungan dari Polri, TNI, Pemda, dan Pecalang Bali.
"Pengamanan (final) nanti terdiri dari Polri 1.042 personel, TNI 48 personel, Pemda 42 personel, dan steward ini adalah Pecalang 152 personel. Jadi totalnya ada 1.284 personel untuk menjaga keamanan di baik di stadion maupun di sekitarnya," ujar Arya.
Keputusan ini diambil untuk memastikan keamanan dan kelancaran pertandingan yang akan berlangsung di Bali tanpa kehadiran suporter langsung di stadion, sebagaimana dilansir dari Detik Sport.