JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography
BANGLI-fajarbali.com | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bangli, telah menuntaskan proses pencocokan dan penelitian (coklit) dalam pemuktahiran data pemilih jelang pilkada serentak 9 desember mendatang. Hanya saja, hasil masih menunggu proses rekapitulasi di tinggat desa.


Selain itu, di tengah kondisi pandemi Covid-19, KPU Bangli tetap optimis menargetkan partisipasi pemilih dalam Pilkada Bangli mendatang bisa mencapai 85 persen. Hal ini disampaikan Ketua KPU Bangli, Putu Gede Pertama Pujawan saat dikonfirmasi, Kamis (27/08/2020).

Kata dia, saat ini KPU Bangli telah menuntaskan proses coklit untuk pemuktahiran data pemilih. “Hasil dari proses coklit pemuktahiran data pemilih, kini masih menunggu rekapitulasi ditingkat desa yang akan dilaksanakan pada tanggal 31 Agustus ini,” ungkapnya.

Selanjutnya, kata dia, tahapan Pilkada akan memasuki pendaftaran pasangan calon yang akan dimulai tanggal 4 - 6 September 2020. Kata dia, sesuai hasil perolehan kursi di DPRD Bangli, sejatinya potensi calon yang muncul sebanyak tiga paket dari parpol. Namun perkembangan terakhir, dipastikan dalam pilkada Bangli,  akan muncul dua paket calon. Yakni dari PDIP, Sang Nyoman Sedana Arta-I Wayan Diar (saat ini masih menunggu rekomendasi DPP PDIP) dan yang sudah pasti paket I Made Subrata – Ngakan Kutha Parwata yang telah direkomendasi dan diusung Partai Golkar bersama Nasdem dan kemungkinan juga oleh partai Demokrat.

Sementara disinggung soal target partisipasi masyarakat, Pujawan tetap optimis partisipasi pemilih bisa mencapai target 85 persen. Sebab, selama ini sosialisasi tahapan Pilkada Bangli telah gencar dilakukan kepada masyarakat. Selain itu, untuk mencegah penyebarluasan pandemi Covid-19, KPU Bangli telah menerapkan protokol kesehatan dalam pelaksanaan sejumlah tahapan Pilkada Bangli. Bahkan dalam pencoblosan nanti, kpu bangli juga akan menyiapkan sarung tangan plastic sekali pakai bagi pemilih termasuk bilik khusus bagi pemilih.

“SOP protokol kesehatan tetap jalan, untuk menjamin kesehatan masyarakat. Salah satunya, kita juga menyiapkan bilik khusus bagi masyarakat yang suhu badannya lebih dari 37 derajat celsius saat pencoblosan. Karena itu, kami optimis target partisipasi masyarakat dalam Pilkada Bangli bisa tercapai,” pungkasnya. (ard)