JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography
DENPASAR - fajarbali.com | Peta koalisi menjelang Pilkada serentak 2020 di Bali sedikit berubah. Diantara enam kabupaten/kota di Bali, tentunya Kabupaten Badung yang patut menjadi perhatian.




Hal ini tak lepas dari keputusan Partai Golkar yang lebih memilih bergabung dengan barisan PDIP dengan mengusung petahana yakni I Nyoman Giri Prasta-Ketut Suiasa (Giriasa) pada Pilkada Badung 2020. Padahal sebelumnya, Partai Golkar bersama dengan NasDem dan Gerindra telah sepakat membentuk Koalisi Rakyat Badung Bangkit (KRBB) dengan mengusung I Gusti Ngurah Agung Diatmika-Wayan Muntra (Diatmika-Muntra). Bahkan, Partai NasDem telah lebih dulu mengeluarkan rekomendasinya.




Hal ini tentunya menjadi pelajaran bagi daerah lainnya utamanya yang diusung oleh Partai Golkar. Salah satunya adalah Kabupaten Jembrana. Seperti diketahui, Golkar yang tergabung dalam Koalisi Jembrana Maju (KJM) telah memutuskan mengusung Pasangan Calon Nengah Tamba dan Gede Ngurah Patriana Krisna. Dikhawatirkan, nantinya ada perubahan dukungan dari partai-partai di KJM. Mengingat, belum ada rekomendasi yang disodorkan ke KJM.




Menanggapi hal itu, Koordinator KJM Made Suardana buru-buru menampik. Kata dia, hingga saat ini KJM masih solid dan mendukung Pasangan Tamba-Ipat. “Kami masih semangat mengusung perubahan,” katanya, Selasa (01/09/2020).




Kendati demikian, pihaknya masih perlu melakukan pertemuan dengan koalisi membahas soal rekomendasi dari masing-masing parpol. “Secepatnya kami kumpul di koalisi dan menyerahkan rekomendasi di masing-masing partai untuk memantapkan,” ujar dia.




Menurutnya, memang sudah ada komitmen secara lisan dari Calon Bupati Jembrana Nengah Tamba terkait rekomendasi. Ia menceritakan bahwa rekomendasi dari beberapa partai di KJM sudah dikantongi. “Sejauh ini, Pak Tamba baru sebatas penjelasan bahwa rekomendasi sudah ada. Tinggal menyerahkan ke koalisi secara otentik. Nanti akan diserahkan ke koalisi. Karena di KJM ada tujuh partai. Empat partai pengusung. Minimal rekomendasi dari empat partai pengusung ini sudah diserahkan sebelum pendaftaran,” tandasnya.




Disisi lain, Calon Bupati Jembrana Nengah Tamba menjelaskan bahwa dirinya telah mengantongi rekomendasi dari beberapa partai politik. “Memang belum diserahkan (ke KJM),” jelasnya.




Tamba menyatakan, jika dirinya masih menunggu hari baik untuk bertemu dan menyerahkan rekomendasi dari partai politik. “Menunggu hari baiklah,” jawabnya. 




Lebih lanjut, mantan Ketua Komisi III DPRD Bali ini mengklaim sudah ada empat rekomendasi partai politik yang dikantongi. “Sudah empat (rekomendasi partai). Apa saja partainya rahasia dulu. Tidak kami buka,” pungkasnya.(her).