JA Teline V - шаблон joomla Форекс

'13angkit 13ersama 13angun 13ali', Hanura Bali Rekrut Caleg tanpa Mahar

POLITIK
Typography

DEBPASAR-Fajarbali.com | DPD Partai Hanura Bali melaunching pendaftaran bakal calon legislatif (caleg) dengan tema 'Ayo Gabung Hanura, '13angkit 13ersama 13angun 13ali'. Dan menariknya, Hanura merekrut caleg tanpa mahar alias gratis.

“Bukan hanya kader-kader terbaik, namun kami juga mengundang tokoh masyarakat hingga para profesional untuk menjadi wakil-wakil masyarakat Bali dalam Pileg 2019 mendatang,” kata Ketua DPD Partai Hanura Bali, Ir Made Sudarta MBA, MSc saat launching pendaftaran bakal caleg di Kopi Made Denpasar, Jumat (06/04/2018). 

 

Selain kader, tokoh masyarakat dan profesional,  Partai Hanura juga mengundang stake holders yang berperan penting dalam laju perekonomian Bali, yakni, insan pariwisata, pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) serta pelaku sektor pertanian. Harus diakui bahwa ketiga sektor ini adalah penggerak utama perekonomian Pulau Dewata. 

 

Oleh karena itu dengan keterlibatan langsung dalam legislatif, bakal lebih memiliki peran peningkatan yang lebih baik dengan memunculkan berbagai kebijakan-kebijakan pro ketiga sektior tersebut.

 

Partai Hanura Bali juga mengajak para seniman dan budayawan untuk menyuarakan aspirasi secara langsung dengan duduk di kursi legislatif.  Karena seni dan budaya adalah aset kelebihan Pulau Dewata, sehingga para seniman/budayawan harus punya ruang dalam legislatif.

 

Tak lupa, Partai Hanura juga mengajak kaum perempuan untuk berkiprah di lembaga legislatif.  Sejauh ini Partai Hanura sudah lolos verifikasi faktual dengan melebihi syarat minimal keterwakilan perempuan dalam partai politik. Tentu saja harapan besar juga ditujukan terhadap keterwakilan kaum perempuan menjadi wakil rakyat dalam Pileg 2019 mendatang bisa mencapai minimal 30%. Hal ini menegaskan bahwa Partai Hanura mendukung kesetaraan gender.

 

“Keterwakilan kaum perempuan dalam legislatif sangat penting karena berdasarkan data Proyeksi Penduduk Indonesia 2010-2035, dari total 261,9 juta penduduk Indonesia pada 2017, penduduk perempuannya berjumlah 130,3 juta jiwa atau sekitar 49,75% dari populasi,” kata Made Sudarta.

 

Tak kalah pentingnya Partai Hanura juga mengajak kaum muda untuk terjun di dunia politik dengan mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif melalui pintu Hanura.  Kaum mileneal ini harus berperan langsung dan peduli politik, karena masa depan Indonesia ada di tangan anak muda. Kita buktikan Indonesia tidak akan bubar di tahun 2030 dengan adanya anak-anak muda yang mengisi peran penting sedari sekarang,” kata Made Sudarta yang juga Ketua Suka Duka Hindu Dharma DKI Jakarta ini.

 

Hanura mengundang semua elemen masyarakat di atas untuk membangun Nusantara, khususnya Bali. Para patriot yang berjiwa kaum nasionalis ini siap menyambut tantangan menjadikan Nusantara, khususnya Bali, menjadi lebih baik lagi. 

 

Guna mempersiapkan nama-nama yang akan masuk dalam Daftar Calon Sementara ke KPU Provinsi Bali, DPD Hanura juga sudah membentuk Tim 9 yang dipimpin langsung oleh Made Sudarta. Pembentukan tim juga akan dilakukan hingga tingkat kota/kabupaten dengan adanya Tim 7. Sementara di tingkat Pusat juga ada Tim 11 yang akan menggodok nama-nama pembawa ‘Hati Nurani.’

 

Sementara itu Sekretaris DPD Partai Hanura Bali Gede Wirajaya Wisna  SE., S.Kom menambahkan bahwa pendaftaran kali ini adalah finalisasi untuk penentuan bakal calon legislatif.  “Sebenarnya pada Agustus-September 2017 sudah dilakukan penjaringan dan antusias masyarakat sangat tinggi. Nah saat inilah kami melakukan finalisasi,” kata politisi asal Singaraja ini.

 

Pendaftaran bakal calon legislatif ini dibuka sejak hari Sabtu, 7 April 2018 (Saniscara Paing Ukir). Bagi mereka yang ingin berbakti bagi tanah Bali, bisa segera mendaftar sebelum tanggal 7 Mei 2018 melalui DPD Partai Hanura Provinsi Bali atau Sembilan DPC Kota/Kabupaten Hanura  se-Bali. “Dan yang terpenting tidak ada mahar ataupun biaya sama sekali. Intinya kami mengajak mereka yang memiliki ‘Hati Nurani’ untuk membangun Bali,” tegas Sudarta. (Alt)