JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Meski Tim Kampanye Nasional (TKN) Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Sandiaga Salahudin Uno (Prabowo-Sandi) belum diumumkan secara resmi ke publik, namun tak menyurutkan langkah partai pengusung di daerah berdiam diri.

Misalnya saja seperti yang dilakukan oleh Partai Gerindra Bali. Partai yang memiliki Sembilan kursi di DPRD Bali bersama partai pengusung lainnya telah sepakat menunjuk Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandi untuk Provinsi Bali. Yakni Ketua DPD I Partai Gerindra Bali Ida Bagus Putu Sukarta. Nantinya, Putu Sukarta akan beradu strategi dengan Ketua Tim Pemenangan Jokowi-Ma’ruf IGN Alit Kusuma Kelakan di Bali.

"Rapat tadi berlangsung dalam suasana kekeluargaan, sepakat menunjuk saya sebagai Ketua Tim (Pemenangan Prabowo-Sandi)," terang Putu Sukarta, Kamis (13/9/2018). Penunjukan Sukarta sebagai Ketua Tim Pemenangan berdasarkan hasil Rapat yang dilakukan antara Partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN, serta partai Berkarya.

Untuk jabatan Sekretaris Tim Pemenangan, partai koalisi sepakat menunjuk mantan Sekda Provinsi Bali yang saat ini bergabung dengan Partai Demokrat Cokorda Ngurah Pemayun. Sementara, Ketua Dewan Pengarah Tim Pemenangan dijabat oleh Ketua DPD I Partai Demokrat Bali Made Mudarta."Ini baru rapat perdana partai Koalisi. Susunan lengkap Tim Pemenangan akan dimatangkan lebih lanjut dalam beberapa hari ke depan. Demikian juga Tim Pemenangan untuk Kabupaten/Kota akan segera dibentuk dalam waktu dua hari ke depan," ujarnya.

Terkait target, pihaknya tak mematok secara khusus. Yang jelas target utamanya adalah kemenangan. "Kalau target, kita target menang. Kita tidak melihat persentasenya. Kita harapkan Prabowo-Sandi menang secara nasional dan juga di Bali. Menang itu kan memenangkan hati masyarakat, bukan persentasenya," tegasnya.

Sebagai partai pengusung, Gerindra mengaku sangat optimis akan meraih hasil positif pada Pilpres 2019 mendatang. Salah satu cara yang akan dilakukan oleh Partai Gerindra bersama koalisi yakni mengerahkan seluruh Caleg untuk mensosialisasikan Pasangan Prabowo-Sandi ke masyarakat. "Tentunya kami juga belajar dari kekalahan Pilpres 2014. Yang kurang kita benahi, yang baik kita tingkatkan.  Kita siapkan strategi yang baru, cara-cara kampanye simpatik, termasuk isu kampanye yang bersentuhan langsung dengan kondisi riil masyarakat," pungkasnya. (her)