JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Ketut Sudikerta ternyata mendapat perhatian dari Tim Kampanye Daerah (TKD) Pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin (Jokowi-Ma'ruf) di Bali. Sebagai Ketua Partai, Sudikerta duduk sebagai Dewan Pengarah. 

Ketua TKD Pasangan Jokowi-Ma'ruf Bali IGN Alit Kesuma Kelakan mengatakan, sejatinya kasus yang menimpa Sudikerta tak mengganggu ataupun berpengaruh pada tim pemenangan. "Tidak berpengaruh ya," katanya, Senin (3/12/2018).

Di samping itu, posisi Sudikerta dalam TKD hanya masuk sebagai Anggota Dewan Pengarah. Sehingga tidak terlalu berpengaruh dalam proses pemenangan Jokowi-Ma'ruf di Bali.

"Kan posisi Pak Sudikerta sebagai pengarah, bukan di inti, jadi nggak terlalu berpengaruh," ucapnya.

Namun, saat disinggung apakah pihaknya akan mereposisi Mantan Wakil Gubernur Bali 2013-2018 itu. Pria yang juga politikus PDIP ini memilih menjawab secara diplomatis, ia mengaku pihaknya akan melihat perkembangan situasi yang ada. 

Ia pun mengaku pihaknya menyerahkan kepada Golkar sebagai salah satu parpol koalisi. Pasalnya, Sudikerta sendiri merupakan perwakilan dari Golkar di koalisi tersebut, sehingga mengenai hal itu merupakan kewenangan dari Golkar. "Kita lihat nanti ya, kan itu Golkar yang mengusulkan," paparnya.

Di sisi lain, Sekretaris DPD I Golkar Bali, I Nyoman Sugawa Korry mengatakan bahwa pihaknya masih berusaha mempertahankan posisi Sudikerta di TKD Jokowi-Ma'ruf Bali. "Sepanjang itu masih dibolehkan oleh DPP, ya kita akan tetap pertahankan," papar dia, Senin.

Pihaknya masih menunggu keputusan DPP terkait posisi Sudikerta di partai dan TKD. Wakil Ketua DPRD Bali ini juga mengatakan bahwa pihaknya saat ini sedang melakukan konsolidasi dan koordinasi untuk mempersiapkan Golkar menghadapi Pemilu Serentak 2019. "Kami masih tunggu DPP yang punya kewenangan. Nah sekarang kita sedang konsolidasi," terang dia. 

Kendati demikian, pihaknya berharap agar apa yang dialami oleh Ketut Sudikerta tak mengganggu ataupun menurunkan elektabilitas Partai Golkar pada Pileg dan Pilpres, khususnya di Bali. "Ya kami berharap ini tidak berpengaruh lah," harapnya.

Sugawa Korry berharap agar musibah yang menimpa mantan Wakil Gubernur Bali tersebut bisa segera terselesaikan. "Kami juga berharap beliau juga kooperatif dan menyelesaikan permasalahannya dengan baik," pungkasnya. (her)