JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

SINGARAJA-fajarbali.com | Anggota DPD/MPR RI Gede Pasek Suardika (GPS) memaparkan materi Sosialisasi 4 Konsensus Dasar Bernegara di SMAN 1 (Smansa) Singaraja, Kabupaten Buleleng, Kamis (31/1/2019), dengan tema “Nilai-Nilai Pancasila sebagai Bekal Generasi Milenial Indonesia Menghadapi Tantangan Revolusi Industri 4.0”.

Untuk memenangkan persaiangan di era revolusi industri 4.0, GPS menyebut tidak hanya dibutuhkan kecerdasan dan penguasaan teknologi. Namun harus dilandasi nilai-nilai luhur Pancasila. “Selain pintar, kalian (pelajar, red) juga wajib menyerap, lalu mengimplementasikan nilai-nilai luhur Pancasila, agar ilmu kalian berguna bagi pembangunan bansa ini,” kata dia.

Ia mengingatkan, bahwa Bali tidak memiliki kekayaan sumber daya alam (SDA) seperti tambang emas, batu bara dan minyak. Akan tetapi Bali punya bibit Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul dari sisi spiritual. Namun sayang, keunggulan itu belum diimbangi dengan keberanian bertarung di luar ‘kandang’. Ia pun menyarankan manusia Bali secepatnya ke luar dari zona nyaman.

“Manusia Bali itu dari dalam kandungan sudah diupacarai, belum lagi ritual-ritual lain, sehingga bibitnya sudah unggul. Sekarang yang penting bagaimana cara mengolah bibit itu agar berkualitas melalui pendidikan yang baik. Jadilah generasi petarung sejati,” pintanya.

Lebih lanjut, putra Bali yang wajahnya paling sering terlihat di sejumlah siaran televisi nasional ini mengajak peserta didik Smansa Singaraja agar berani mengambil keputusan melanjutkan pendidikan tinggi ke luar negeri. Saat ini, lanjut dia, kendala bahasa dan biaya tidak menjadi hambatan utama, sebab peluang meraih beasiswa cukup terbuka. Sedangkan bahasa bisa dipelajari.

Lebih dari 300 peserta didik lintas kelas dan jurusan terlihat antusias mengikuti sosialisasi itu, karena disampaikan dengan gaya khas anak muda. Di samping itu, tidak ada kecanggungan antara nara sumber dengan peserta, pasalnya GPS merupakan alumnus Smansa Singaraja tahun 1988. “Rasanya seperti ‘pulang kampung’ ke Smansa ini. Saya adalah kakak kelas kalian,” akunya.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Smansa Singaraja I Putu Eka Wilantara, M. Pd., menyampaikan sekolah yang dipimpinnya memang dikenal berkualitas. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya alumnus yang sukses di berbagai bidang, salah satunya GPS. Ia berharap, kehadiran mantan ketua Komisi III DPR RI itu mampu menularkan rasa ‘jengah’ dan cinta Tanah Air kepada adik-adik kelasnya.

Secara khusus, Eka Wilantara mengapresiasi kehadiran GPS karena tidak pelit membagi ilmu dan pengalaman kepada peserta didiknya. “Kami mewakili unsur sekolah mengucapkan terima kasih atas kehadiran Pak Pasek Suardika (GPS, red) ke Smansa. Kehadiran Pak Pasek juga berarti tidak melupakan almamater,” pungkas dia. (gde)