JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Membangun demokrasi cerdas untuk Pemilu yang aman, tertib dan sejuk, Kapolres Badung bersama tokoh masyarakat Kuta Utara melaksanakan Safari Kamtibmas Pileg dan Pilpres 2019 di Gor Segara Perancak, Tibubeneng, Canggu, Kuta Utara, Sabtu (16/3).

Hadir langsung dalam kesempatan tersebut Kapolres Badung AKBP. Yudith Satriya Hananta, SIK., sementara ikrar Pemilu Damai dibacakan oleh tokoh masyarakat Canggu yang juga mantan Wakil Bupati Badung, I Made Sudiana, SH.M.Si, termasuk Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Badung, I Made Suryananda Pramana yang juga Caleg DPRD Badung dapil Kuta Utara.

Usai Deklarasi Pemilu Damai, Kapolres Badung Yudith Satriya menyampaikan apresiasi kepada masyarakat dan tokoh Kuta Utara yang hadir dalam acara Safari Kamtibmas Polres Badung. Acara ini dijelaskannya sebagai upaya menciptakan Pilpres dan Pileg 2019 yang aman, tertib dan sejuk serta mengajak semua kalangan untuk memerangi pemberitaan hoax dan ujaran kebencian yang mampu menciptakan kondisi tidak kondusif. Semua pihak dirangkul untuk bersama-sama sebagai komponen bangsa sebagai mitra bagi kepolisian. "Kami laksanakan ini terus-menerus, selain di Kecamatan Kuta Utara kami akan laksanakan juga di Abian Semal, Mengwi dan Petang," paparnya.

Yudith Satriya juga menjelaskan sebagai upaya menjaga keamanan di wilayah Polres Badung pihaknya juga menjelaskan terus melakukan patroli Kamtibnas. Kepada para calon anggota legislatif di semua tingkatan juga diajak menjaga kualitas dalam melaksanakan kampanye agar tidak saling menjatuhkan. Bagi seluruh masyarakat Kuta Utara yang telah memiliki hak pilih pada tanggal 17 April 2019 juga diajak untuk tidak Golput. "Semua dapat memilih sesuai hati nurani dan kami berharap seluruh masyarakat yang bisa memilih gunakanlah hak pilihnya. Saya harapkan calon legislatif menjaga keamanan dan keharmonisan di masyarakata jangan menggunakan hal negatif dan hal sensitif utamanya masalah sara," himbaunya.

Made Sudiana usai membacakan ikrar Pemilu Damai menyampaikan, mewakili tokoh masyarakat di Kuta Utara sangat berharap sebagai daerah tujuan wisata dunia di tahun politik seluruh komponen harus bersama-sama ikut menjaga keamanan, ketertiban dan kenyamanan sebagai tanggung jawab bersama. Untuk itu kegiatan yang diinisiasi Kapolres Badung itu, patut diacungi jempol sebagai upaya menjaga keamanan yang sesungguhnya bukan saja tugas pihak kepolisian, namun seluruh elemen masyarakat. Bentuk kebulatan tekad dengan pihak kepolisian ini diharapkan mampu mengawal Pemilu 2019 agar berjalan lancar, damai dan aman. "Ikrar Pemilu Damai untuk membulatkan tekad, karena tanggung jawab keamanan dan ketertiban adalah tugas bersama bukan hanya tanggung jawab pihak kepolisian," tegas mantan anggota DPRD Badung ini.

Selaku Wakil Ketua Karang Taruna Kabupaten Badung, I Made Suryananda Pramana yang hadir mewakili kalangan muda milenial dalam kegiatan tersebut juga mengapresiasi kegiatan Safari Kamtibmas Pemilu 2019. Ia menegaskan sebagai komponen bangsa, anak muda memiliki peranan sebagai garda terdepan untuk bersinergi dengan kepolisian dalam rangka mengamankan pesta demokrasi Pemilu serentak. Terjaganya kondisi tetap aman, tertib dan sejuk tanpa adanya berita hoax akan mengarahkan masyarakat untuk mampu membangun demokrasi yang cerdas. Pengusaha muda ini juga menegaskan pemilih dari kalangan milenial jumlahnya sangat besar dan akan menjadi salah satu penentu kekuatan politik Pemilu 2019. "Jumlah pemilih dari generasi muda sekitar 40 persen. Saya menghimbau dengan serius agar generasi muda cerdas mengelola emosi dan juga cerdas memilih informasi. Apalagi banyak berita-berita hoax yang bermunculan, kita sebagai generasi muda harus cerdas memilih informasi yang diterima agar kita tidak terpengaruh berita palsu," jelas pemuda yang juga Ketua DPC Taruna Merah Putih Kabupaten Badung.

Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Kuta Utara, Anak Agung Ngurah Arimbawa yang juga menyampaikan di Kuta Utara ada tiga desa dan tiga kelurahan dengan jumlah pemilih 62.201 orang. Jumlah ini meningkat dari sebelumnya berjumlah 59.926 orang yang masuk sebagai daftar pemilih sementara. Tentu saja menurutnya peningkatan ini disebabkan pada tanggal 17 April 2019 banyak generasi muda sudah berusia 17 tahun dan memiliki hak pilih. Puncak acara ditandai dengan pembacaan ikrar Pemilu damai oleh Made Sudiana. Disini komponen masyarakat Badung menyatakan empat sikap yakni pertama, akan selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. Kedua, berperan aktif dalam menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Badung yang aman dan kondusif. Ketiga, bertekad dan mendukung sepenuhnya demi kelancaran dan suksesnya Pemilu 2019 di Kabupaten Badung yang aman, sejuk, dan damai serta yang keempat berkomitmen menolak penggunaan kampanye hitam penyebarluasan berita bohong (hoax), fitnah, isu sara dan ujaran kebencian. (kdk)