JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR-fajarbali.com | Menjelang hari ‘H’ Pemilu Presiden-Wakil Presiden serta Pemilu Legislatif, KPU Kota Denpasar menggelar simulasi pemungutan (pencoblosan) dan penghitungan suara di TPS, Kamis (11/4/2019). 

Simulasi dilangsungkan di Balai Banjar Sapta Bumi, Desa Tegal Harum, Denpasar Barat. Warga sangat antusias datang ke TPS untuk nyoblos. Usai mencoblos di bilik suara, mereka dapat uang transport yang disediakan KPU.

Ketua KPU Denpasar I Wayan Arsa Jaya didampingi Komisioner Wayan Windia di sela-sela simulasi mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk penerapan regulasi teknis pemungutan dan penghitungan suara sesuai dengan yang ditentukan. Kegiatan ini juga sebagai bentuk evaluasi terhadap kendala serta kekurangan yang muncul dalam simulasi ini.

TPS simulasi ini memiliki 250 orang pemilih yang terdaftar. Mereka mulai menggunakan hak pilihnya pada pukul 07.00 hingga 13.00. Warga terlihat cukup antusuias melakukan simulasi. Bahkan, sejumlah pemilih mengaku sudah paham betul dengan cara mencoblos. Karena rata-rata mereka sudah memiliki pilihan tetap, sesuai hati nuraninya. “Kami sudah pernah mencoblos, jadi tidak bingung lagi,” ujar salah seorang peserta simulasi.

Windia menambahkan, usai pencoblosan  pihaknya langsung melakukan penghitungan suara. Sesuai dengan ketentuan yang ada, penghitungan suara dilakukan setelah pukul 13. Sampai selesainya. Batasnya, yakni pukul 12 keesokan harinya. Ini maksimalnya. Namun, dipastikan tidak sampai memerlukan waktu seperti itu.

Terkiat dengan urutan penghitungan suara, yang pertama adalah penghitungan suara untuk pemilu presiden dan wakil presiden, kemudian disusul DPR RI, DPD, DPRD provinsi, dan terkahir DPRD kabupaten/kota. (car)