JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

MANGUPURA-fajarbali.com | Komisi Pemilihan Umum (KPU) Badung telah menyelesaikan rapat pleno terkait perolehan suara pemilu serentak. Sejumlah nama yang memperoleh suara terbanyak pun sudah bisa dilihat.

Di tingkat pilpres, calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01 Jokowi-Mar’ruf Amin memimpin dengan 312.813 suara. Sementara nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga Uno mendapat 23.357 suara.

Selanjutnya, untuk tingkat DPR RI, sebelumnya diprediksi ada enam calon yang bakal lolos. Berdasarkan pleno, IGN Kesuma Kelakan mendapat 76.585 suara. I Made Urip 15.196, Wayan Sudirta 15.158, I Gusti Agung Rai Wirajaya 13.645, Nyoman Parta 6.779, dan I Ketut Kariasa Adnyana mendapat 4.309 suara. Sementara dari Golkar, AA Bagus Adhi Mahendra Putra mendapat 15.941 suara dan Gde Sumarjaya Linggih 11.525 suara. Terakhir dari Demokrat, Putu Supadma Rudana dengan 2.296 suara.

Di tingkat DPD, ada Shri I Gusti Ngurah Arya Wedakarna dengan 95.773 suara. Selanjutnya Anak Agung Gde Agung 98.374 suara, Made Mangku Pastika 17.141 suara, dan H Bambang Santoso 13.430 suara.

Sementara di tingkat DPRD Bali, PDIP diprediksi mendapat empat kursi di dapil Badung. Mereka adalah I Bagus Alit Sucipta dengan 111.741 suara, I Ketut Tama Tenaya 22.536, I Nyoman Laka 15.007, dan I Made Duama 14.603 suara. Dari Golkar ada I Wayan Rawan Atmaja dengan 16.760 suara. Sementara dari Gerindra ada I Wayan Disel Astawa dengan 14.397 suara.

Nah, untuk tingkat DPRD Badung, rata-rata juga dikuasai PDIP. Di Dapil 1 Kecamatan Mengwi menyediakan 10 kursi. Yang berkemungkinan lolos berdasarkan perolehan suara dari PDIP, yakni I Nyoman Satria 21.190 suara, I Wayan Regep 8.432, I Wayan Edy Sanjaya 7.336, I Made Yudana 6.775, Ida Bagus Alit Arga Patra 3.799, I Made Suwardana 3.747, Ni Luh Putu Gede Rara Hita Sukma Dewi 3.734, dan Ni Komang Tri Ani 2.945 suara. Sementara dari Golkar ada I Wayan Suyasa dengan 5.352 suara. Dari Demokrat ada I Made Sunarta dengan 6.230 suara.

Selanjutnya di Dapil 2 Kecamatan Abiansemal tersedia delapan kursi. PDIP memimpin dengan prediksi lima kursi. Berdasarkan perolehan suara, kelimanya adalah I Putu Alit Yandinata 11.290 suara, I Made Ponda Wirawan 9.720, Ida Bagus Sunartha 8.312, I Nyoman Dirga Yusa 6.485, I Nyoman Gede Wiradana 6.236 suara, dan Ni Luh Sekarini (PDIP) 543. Selanjutnya Golkar ada I Gusti Ngurah Shaskara dengan 3.242 suara. Sementara I Gede Suardika  dari NasDem dengan 3.211 suara.

Di Dapil 3 Kecamatan Petang berdasar prediksi ada tiga kursi. Ada dua kader PDIP yang bertengger, yakni I Gusti Lanang Umbara 6.287 suara dan IGA Agung Inda Trimafo Yudha 5.818 suara. Sementara dari Golkar ada I Nyoman Suka mendapat 2.521 suara.

Selanjutnya di Dapil 4 Kecamatan Kuta Selatan diprediksi ada delapan kursi. PDIP berdasar perolehan suara memberi peluang kepada Wayan Sugita Putra dengan 7.523 suara, I Wayan Luwir Wiana 6.401 suara, I Made Sumerta 5.149 suara, dan I Wayan Loka Astika 4.596 suara. Sementara dari Golkar ada I Nyoman Karyana dengan 4.842 suara dan Ni Ketut Suweni dengan 3.498 suara. Selanjutnya I Made Wijaya dari Gerindra mendapat 3.174 suara dan I Made Retha dari Demokrat mendapat 2.637 suara.

Di Dapil 5 Kecamatan Kuta yang menyediakan lima kursi, PDIP berdasar perolehan suara diprediksi mendapat empat kursi. Mereka adalah I Gusti Anom Gumanti dengan 5.586 suara, Putu Yunita Oktarini 5.158, I Nyoman Graha Wicaksana 4.396, dan I Gusti Ngurah Sudiarsa dengan 2.604 suara. Sementara dari Golkar ada Ni Luh Gede Sri Mediastuti dengan 1.906 suara.

Terakhir, di Dapil 6 Kecamatan Kuta Utara yang menyediakan enam kursi, PDIP diprediksi mendapat empat kursi. Mereka adalah I Putu Parwata dengan 8.879 suara, Yayuk Agustin Lessy 7.087, I Made Suryananda Pramana 5.407, dan I Wayan Sandra 3.853 suara. Sementara AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra dari Golkar mendapat 6.018 suara. Sedangkan I Gede Aryantha dari Gerindra  mendapat 2.638 suara.

KPU Badung pun menyampaikan terima kasih atas terselenggaranya pemilu serentak yang kondusif. Baik masyarakat, jajaran, pemerintah, maupun aparat TNI dan Polri dikatakan sudah berperan aktif dalam mendukung suksesnya pemilu 17 April lalu. Termasuk mengawal hingga proses perekapan. “Tentu ini awal untuk perbaikan kedepan” ungkap Ketua KPU Badung, I Wayan Semara Cipta, Selasa (7/5).

Sementara itu, Ketua Bawaslu Badung, I Ketut Alit Astasoma juga menyatakan hal senada. Walaupun ada beberapa kesalahan saat perekapan, menurutnya wajar dan manusiawi. Itulah pentingnya pihaknya juga ikut melakukan perekapan. Data yang dimiliki KPU dan Bawaslu kemudian dikomparasi. “Kami basisnya data. Kalau ada polemik di masyarakat. Masyarakat tidak puas. Itu kembali kepada masing-masing. Menurut ukuran kami, akuntabilitas dan transparansi. Mengawal setiap suara, itu tugas kami,” jelasnya.

Alit Astasoma berharap kondusifitas yang telah terbentuk tetap bertahan hingga akhir. “Siapapun yang terpilih, pada proses perekapan, situasi Badung tetap kondusif. Siapapun yang terpilih adalah untuk kemajuan Badung,” seraya berharap  perekapan di tingkat provinsi juga berjalan baik. (put)