JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

BANGLI - fajarbali.com | Plt. Ketua DPD II Partai Golkar I Gusti Made Winuntara menegaskan target Partai Golkar harus bisa menang dalam Pilkada Bangli tahun 2020. Karena itu, Partai Golkar dengan perolehan 6 kursi di DPRD Bangli mau tak mau harus tetap melakukan koalisi dengan parpol lain untuk bisa menandingi paket yang bakal dikeluarkan PDIP Bangli yang perolehan suaranya diparlemen sebanyak 16 kursi.

 

Untuk itu, penjajakan dengan parpol lain telah intens dilakukan. “Kami tidak menargetkan perolehan suara. Target kami dalam Pilkada Bangli, bisa menang dan punya Bupati,” tegas Winuntara saat dihubungi disela-sela Perayaan HUT Partai Golkar ke-55 di Kantor DPD II Golkar Bangli, Senin (23/12/2019).

Karena itu, diakui, pihaknya hingga saat ini masih terus intens melakukan penjajakan untuk bisa membangun koalisi besar. “Setelah penutupan penjaringan tanggal 25 Desember ini, kami akan mengundang partai-partai lain untuk diajak koalisi,” tegasnya. Rapat konsulidasi antar pimpinan parpol tersebut, diharapkan bisa melahirkan misi dan visi yang sama yakni untuk mensejahterakan masyarakat Bangli. Selain itu, koalisi yang bakal terbentuk tersebut diharapkan tidak hanya diatas kertas saja. Melainkan agar ditindaklanjuti hingga ke induk partai masing-masing. “Jangan sampai di daerah sudah melakukan kesepakatan beda dengan keputusan induk partai. Makanya perlu konsulidasi terlebih dahulu,” sebutnya. Selain itu, pihaknya juga menghimbau agar kader Golkar seluruh Bangli tetap solid untuk bisa memenangkan pertarungan Pilkada Bangli.   

Sementara itu, ratusan pengurus hingga simpatisan menghadiri perayaan Hut Partai Golkar ke-55 di DPD II Partai Golkar Kabupaten Bangli. Selain dihadiri Plt. Ketua DPD I Golkar Bangli, Gede Sumarjaya Linggih alias Demer, Bupati Bangli I Made Gianyar, Ketua DPRD Bangli juga paslon yang telah mendaftar yakni Made Subrata-Ngakan Kutha Parwata. Sedangkan IB Gde Giri Putra yang mendaftar berpaket dengan Sang Nyoman Erawan berhalangan hadir. Tak ketinggalan sejumlah pimpinan lintas parpol se-Kabupaten Bangli termasuk parpol yang bakal diajak koalisi oleh Golkar dalam Pilkada Bangli juga tampak hadir.

 

Lebih lanjut terkait tindak lanjut proses penjaringan, kata Winuntara, setelah penutupan masa penjaringan tanggal 25 Desember, tim penjaringan akan melaporkan kepada rapat pleno DPD II. Selanjutnya, jika sudah memenuhi persyaratan maka akan diajukan ke DPD I. “Tidak ada mekanisme berdasarkan like dislike. Sudah ada aturan yang jelas. Seterusnya dari DPD I akan memproses lebih lanjut ke Pusat. Untuk rekomendasi, pastinya sebelum KPU melakukan penetapan calon, rekomendasi Partai Golkar sudah pasti turun,” bebernya.

Pada kesempatan itu, Winuntara juga tidak mempersoalkan paslon IB Gde Giri Putra-Sang Nyoman Erawan yang sebelumnya masih mengikuti proses penjaringan di Partai Demokrat. Sebab, kata Winuntara, yang bersangkutan sudah mengisi pernyataan jika direkomendasi oleh Golkar semua akan mengundurkan diri dari partai lain. “Karena itu, kita tidak ada masalah. Jangankan hanya partai lain, kita juga kan masih perlu berkoalisi dengan partai lain dengan masyarakat umum dan tokoh masyarakat. Yang penting tujuan kita sama, yakni bisa mensejahterakan masyarakat Bangli,” jelasnya.

Selain itu, untuk menjaga kesolidan diinternal partai Golkar, pihaknya juga mengaku sesuai hasil pleno DPD II Golkar Bangli, sudah melakukan pengisian pengurus Pimpinan Kecamatan (PK) se-Kabupaten Bangli yang sebelumnya ramai-ramai mundur dari jabatannya. “Rapat pleno saat itu, telah memutuskan Plt Pimpinan Kecamatan ditempati sejumlah pengurus DPD II,” jelasnya. Terkait dengan itu, pihaknya juga berharap agar struktur kepengurusan dari PK, DPD II dan DPD I bisa segera difinitif pasca Munas yang telah berlangsung dengan baik. "Yang jelas kita menghendaki agar penetapan pengurus definitive bisa lebih cepat dilakukan. Setelah perhelatan Munas, DPD I tentunya akan mengarah kesana juga dan kita DPD II akan mengikuti. Apalagi menjelang Pilkada, kita inginkan agar semua bisa solid,” pungkasnya. (arw).