JA Teline V - шаблон joomla Форекс

POLITIK
Typography

DENPASAR - fajarbali.com | Kendati Pilkada serantak ditunda hingga Bulan Desember 2020 mendatang, Partai Golkar Bali terus melakukan pemantapan. Salah satu tahapan yang dilakukan yakni evaluasi.

 

 

 

Ketua DPD I Partai Golkar Bali I Nyoman Sugawa Korry saat dikonfirmasi menyatakan, pihaknya telah menerima laporan dari enam DPC kabupaten/kota yang akan menyelenggarakan Pilkada di Bali. “Kita kan melakukan evaluasi laporan dari kabupaten/kota bersama dengan Pak Demer (Korwil Pemenangan Bali Nusra DPP Partai Golkar),” ujarnya, Selasa (27/05).

 

Dari hasil evaluasi di enam daerah tersebut, dua daerah yakni Bangli dan Karangasem dinyatakan sudah siap dan final. Hal ini didasarkan pada surat rekomendasi dari DPP mengenai nama Pasangan Calon. Yakni Made Subrata-Ngakan Kutha Parwata (Bangli) dan IGA Mas Sumantri-Made Sukerena (Karangasem).

“Karangasem dan Bangli sudah siap tempur. Itu cluster pertama,” jelasnya.

 

Sementara untuk di Kabupaten Jembrana dan Tabanan saat ini sedang tahap pemantapan. Khusus untuk di Kabupaten Badung dan Kota Denpasar, masih dalam tahap komunikasi. “Ini bisa bikin kejutan,” tegasnya.

 

Kembali ke Jembrana dan Tabanan, kedua daerah tersebut hanya tinggal menunggu hasil survey internal saja. “Pak Demer bilang, minggu depan ke Jakarta (DPP), setelah itu akan survey,” papar Wakil Ketua DPRD Bali ini.

 

Mengenai Badung dan Kota Denpasar, Sugawa menyebut bahwa internal partai masih berproses dan lobi-lobi dengan beberapa tokoh. Dirinya mengklaim jika ada beberapa kader internal yang memiliki potensi untuk diusung. Akan tetapi, ia menolak untuk membeberkan. “Saya berkeyakinan akan ada kejutan,” tegasnya.

 

Golkar Bali menyatakan, semua daerah memiliki peluang besar untuk memenangkan Pilkada serentak di Bali. “Target utama kami itu semua (daerah),” pungkasnya. (her).