Presiden DFB Kritik Presiden FIFA soal Rencana Penjualan Saham Piala Dunia
FajarBali.co.id Presiden Asosiasi Sepakbola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, mengkritik Presiden FIFA, Gianni Infantino, terkait wacana penjualan saham Piala Dunia yang sempat mencuat.
Gianni Infantino mengajukan proposal pembentukan FIFA Forward Enterprise (FFE) yang akan menjual saham Piala Dunia dengan nilai investasi mencapai 20 miliar dolar AS, namun rencana ini mendapat protes keras dari beberapa anggota FIFA, terutama dari konfederasi UEFA dan CONCACAF, hingga akhirnya dibatalkan.
Penolakan dari UEFA bahkan disertai ancaman boikot Piala Dunia jika proposal tersebut tetap diteruskan.
Jerman melalui DFB menyambut baik batalnya rencana FFE dan memuji kesatuan sikap anggota UEFA dalam menentang proposal Infantino tersebut.
Bernd Neuendorf juga mengkritik tindakan Infantino yang dianggapnya tidak transparan dan tidak bertanggung jawab dalam mengelola sepakbola dunia.
"Peristiwa seputar proyek yang diprakarsai oleh Gianni Infantino ini sekarang harus diklarifikasi sepenuhnya. Presiden FIFA bertindak sepihak, tanpa transparansi, dan pada akhirnya tidak bertanggung jawab demi kepentingan sepakbola," ujar Neuendorf, dilansir dari Detik Sport.
Neuendorf menambahkan bahwa bersama UEFA dan konfederasi lain, mereka harus membangun budaya di FIFA di mana keputusan dibahas dan dibuat oleh anggota dalam badan terkait.
"Bersama dengan UEFA dan konfederasi lainnya, kita harus memastikan berbagai budaya yang berbeda dibangun di FIFA. Budaya di mana keputusan sekali lagi dibahas dan dibuat oleh para anggota dalam badan-badan terkait," kata Neuendorf.
Polemik penjualan saham Piala Dunia ini juga memengaruhi peta politik FIFA menjelang pemilihan presiden 2027, di mana dukungan untuk Infantino mulai berkurang terutama dari negara-negara anggota UEFA.