Timnas Voli Putra Indonesia Lolos Semifinal SEA V Cup 2026 di Jakarta

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Timnas Voli Putra Indonesia melaju ke babak semifinal SEA V Cup 2026 setelah mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 pada pertandingan terakhir Pool A di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, Jumat malam.

Kemenangan ini memastikan tiket semifinal bagi Indonesia. Pelatih Reidel Toiran menilai ada pelajaran penting dari pertandingan tersebut, terutama soal penurunan permainan meski sempat unggul lebih dulu.

"Ini yang saya sering bilang, tidak ada lawan yang terlalu tinggi, tidak ada lawan yang terlalu rendah. Kalau kita main turun, pasti kalah. Memang mereka sempat naik sedikit, tetapi kami tetap turun.

Tidak apa-apa, biar anak-anak juga menghadapi semua situasi. Tidak usah dipaksa, anak-anak masih luar biasa. Mereka bisa mengubah situasi dan langsung menyerang lagi hingga akhirnya menang," ujar Toiran.

Reidel menambahkan bahwa sebenarnya Indonesia hanya membutuhkan satu gim untuk memastikan lolos semifinal. Situasi ini dimanfaatkan tim pelatih untuk mencoba seluruh pemain yang tersedia guna mencari komposisi terbaik untuk Asian Games.

"Bukan, kami hanya butuh satu set. Satu set sudah membuat kami lolos ke babak berikutnya. Situasi ini justru menguntungkan karena kami bisa mencoba semua pemain.

Tim satu dan tim dua tidak berbeda jauh, kualitasnya hampir sama. Kami masih mencari komposisi terbaik untuk Asian Games," ucapnya.

Pemain Sigit Ardian mengakui Filipina memberi perlawanan yang lebih sulit dibanding dua gim awal. Pertahanan lawan membuat Indonesia beberapa kali gagal memaksimalkan serangan.

"Alhamdulillah malam ini kami bisa menang. Namun, pada set ketiga kami kalah. Menurut saya pribadi, pertahanan Filipina sangat bagus dan kami banyak gagal dalam menyerang. Syukurlah pada set keempat kami bisa kembali menang," ucap Sigit.

Sigit juga menilai kedalaman skuad Indonesia menjadi kekuatan utama. Dia menyatakan kualitas pemain di tim satu dan dua tidak berbeda jauh.

"Menurut saya, komposisi pemain Timnas saat ini luar biasa. Tim satu dan tim dua tidak berbeda jauh, dan saya akui kualitas para pemain saat ini sangat bagus," ucapnya.

Dia mengungkapkan perasaan terbeban karena dipanggil pelatih kurang dari seminggu sebelum bergabung, tetapi dukungan rekan dan kepercayaan pelatih membantu mengatasi tekanan di lapangan.

"Terus terang, saya merasa terbebani. Apalagi Coach Toiran memanggil saya kurang dari seminggu sebelum bergabung. Saya juga butuh proses untuk berlatih dan membangun kerja sama dengan teman-teman. Karena sudah mendapat kepercayaan dari Coach, saya harus menunjukkan kemampuan saya," ungkapnya.

"Kami saling berkomunikasi antarpemain. Coach juga selalu bilang, 'Percaya saja. Misalnya saat saya diminta masuk untuk melakukan servis, ya lakukan saja.

Kalau keluar tidak apa-apa.' Kepercayaan itu membuat saya tidak ragu dan jadi lebih percaya diri," tegasnya.

Reidel menegaskan tim pelatih akan mengevaluasi pertandingan sebelum menghadapi Vietnam di semifinal. Semua pemain dianggap memiliki kemampuan seimbang sehingga siap dimainkan demi hasil maksimal.

"Besok kami akan mengadakan pertemuan untuk mengantisipasi permainan Vietnam. Sekarang sudah semifinal, jadi kami harus tampil maksimal. Siapa pun lawannya, kami harus mencari yang terbaik untuk Tim Indonesia. Tim satu dan tim dua sekarang tidak berbeda jauh, itu menjadi keuntungan karena semua pemain bisa dimainkan," ucapnya.

"Saya percaya kepada semua pemain. Yang penting mereka menikmati pertandingan. Tekanan pasti ada, tetapi jangan sampai menjadi stres.

Waktu latihan kami memang masih kurang dan kondisi fisik pemain juga belum sepenuhnya maksimal. Semuanya harus dibangun pelan-pelan, termasuk chemistry antarpemain. Untuk besok melawan Vietnam, kami akan berdiskusi lagi mengenai strategi dan pemain yang akan diturunkan," paparnya.

Editors Team
Daisy Floren