Aaron Evans: Sepak bola Indonesia terasa berbeda

Smallest Font
Largest Font
Table of Contents
[ Show ]

FajarBali.co.id Aaron Evans mengalami banyak momen spesial di Indonesia. Bek PSM Makassar itu pernah menendang bola saat melawan Lao Toyota FC pada laga Piala AFC 2019 di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (13/3), saat PSM menang 7-3 atas Lao.

Bek PSM Makassar, Aaron Evans, pada laga Piala AFC 2019 melawan Lao Toyota FC di Stadion Pakansari, Bogor, Rabu (13/3). PSM menang 7-3. (Bola.com/M. Iqbal Ichsan)

Bola.com, Jakarta—lebih dari sekadar deretan pertandingan, pengalaman Evans di Indonesia membentuk cara pandangnya tentang sepak bola. Pemain asal Australia itu pernah bermain di negara ini dalam kurun waktu lima tahun, melewati beberapa klub dan musim dengan catatan yang berulang: ia merasa disambut dan menemukan atmosfer yang sulit disaingi.

Jejak klub dan alasan bertahan

Klub-klub Indonesia seperti Barito Putera, PSM Makassar, PSS Sleman, dan Persis Solo pernah menjadi bagian dari perjalanan Aaron Evans. Pemain berusia 31 tahun itu mengaku terkesan dengan banyak hal—terutama bagaimana sepak bola diperlakukan di tengah masyarakat.

Dalam salah satu pandangannya, Evans menyinggung sisi yang jarang terlihat dari luar: perlakuan terhadap pemain dan dukungan yang ia temukan. Ia menyebut hal itu tidak mudah ditemukan di tempat lain.

Editors Team
Daisy Floren