Aldila Sutjiadi Raih Gelar Juara Ganda Putri Mubadala DC Open 2026 di Washington
FajarBali.co.id Petenis putri Indonesia, Aldila Sutjiadi, berhasil menjuarai nomor ganda putri Mubadala DC Open 2026 di Washington, D.C., Amerika Serikat, Sabtu (1/8/2026) bersama pasangan dari Selandia Baru, Erin Routliffe.
Pasangan unggulan kedua ini mengalahkan Andreja Klepac dari Slovenia dan Miyu Kato dari Jepang dengan skor 6-4, 6-1. Prestasi ini menandai Aldila sebagai petenis Indonesia pertama yang juara di turnamen elite dunia seperti Mubadala DC Open, yang berstatus ATP 500 dan WTA 500.
Di bawah bimbingan pelatih Christopher Rungkat, Aldila mempertahankan permainan konsisten dan ketenangan sepanjang pertandingan, yang menjadi kunci keberhasilannya.
Mubadala DC Open diadakan di William H.G. FitzGerald Tennis Center, Rock Creek Park, Washington, D.C., dan merupakan satu-satunya turnamen gabungan ATP 500 dan WTA 500 di dunia. Turnamen ini memiliki sejarah sejak 1969 dan pernah dimenangi oleh legenda tenis dunia.
Keberhasilan Aldila kini menempatkannya sejajar dengan para juara legendaris di turnamen tersebut, termasuk nama besar di sektor putra seperti Andre Agassi.
Lahir di Jakarta dan mulai bermain tenis sejak usia lima tahun, Aldila berkarier profesional sejak 2017. Ia dikenal mampu bersaing di berbagai permukaan lapangan dan memiliki jadwal turnamen padat hingga akhir 2026.
Indonesia juga diwakili Janice Tjen di Mubadala DC Open, yang berpartisipasi di nomor tunggal dan ganda dengan peringkat dunia ke-39.
Prestasi Aldila mendapat pujian dari Duta Besar RI untuk Amerika Serikat, Indroyono Soesilo.
"Prestasi Aldila sangat membanggakan dan menjadi bukti bahwa atlet Indonesia mampu bersaing serta meraih gelar di panggung tenis dunia. Semoga keberhasilan ini semakin memacu Aldila untuk terus meningkatkan prestasinya dan menatap Olimpiade Los Angeles 2028 untuk kembali mengharumkan nama Indonesia," ujar Indroyono.
Kesuksesan Aldila memperkuat posisi Indonesia di kancah tenis internasional dan menjadi motivasi bagi perkembangan tenis putri serta generasi muda atlet Indonesia.