Arai Agaska Incar Kelas Moto3 Usai Debut di SS600 ARRC Mandalika

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Pembalap Yamaha Racing Indonesia, Arai Agaska Dibani Laksana, mengincar jenjang karier lebih tinggi dengan target masuk kelas Moto3 dalam dua hingga tiga tahun ke depan, setelah debut di kelas SS600 Asian Road Racing Championship (ARRC) Mandalika 2026.

Arai, pembalap asal Mataram, Nusa Tenggara Barat, menjalani balapan SS600 ARRC di Sirkuit Mandalika pada Sabtu (8/8/2026) dan Minggu (9/8/2026). Ini merupakan pengalaman pertamanya di kelas motor dengan kapasitas mesin lebih besar dibanding kelas AP250 yang biasa diikutinya.

Pada Race 1 SS600 ARRC Mandalika, Arai finis di posisi kelima. Sedangkan pada Race 2, dia menempati posisi kedelapan.

"Banyak sekali yang harus saya perbaiki, dari riding start juga. Ini bisa jadi modal untuk berlaga di World Sportbike bulan depan. Tentu saja menjajal motor SS600 beda ya. Dari motornya, cc-nya, tenaganya juga beda, membutuhkan tenaga badan yang lebih ekstra," ujar Arai dalam wawancara dengan Bola.com, Minggu (9/8/2026).

Pengalaman ini sangat berarti bagi Arai karena balapan digelar di Mandalika, kampung halamannya.

"Tentunya saya sangat senang bisa kembali race di ARRC, apalagi ini di Mandalika. Ini pengalaman penting bagi Arai membalap di SS600," kata Arai.

Arai mengungkapkan ambisinya melaju ke kelas Moto3, jenjang awal menuju MotoGP, balapan motor paling bergengsi di dunia.

"Semoga dua atau tiga tahun lagi bisa masuk ke Moto3. Mohon doa dan dukungannya semua," ujar pembalap berusia 18 tahun itu.

Dalam perjalanan kariernya, Arai menjadikan Marc Marquez dan Fabio Quartararo sebagai panutan karena mental juang mereka.

"Mereka pembalap yang menyerah dan punya mental petarung," tambah Arai.

Editors Team
Daisy Floren