Barcelona Ajukan Gugatan Pidana terhadap Florentino Perez atas Pernyataan Kasus Negreira

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Barcelona mengajukan gugatan pidana terhadap Florentino Perez akibat pernyataannya dalam konferensi pers pada 12 Mei 2026 yang terkait kasus Negreira dan dianggap mencemarkan nama baik klub, dilansir dari Bola. Klub asal Katalonia itu telah mengajukan permohonan mediasi wajib sebelum melanjutkan ke proses hukum pidana sesuai Pasal 205 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Spanyol. Pernyataan Perez yang dipersoalkan menyebut Real Madrid kehilangan tujuh gelar La Liga akibat kasus ini, sementara Barcelona dinilai selalu diuntungkan.

"Saya hanya memenangkan tujuh Piala Eropa serta tujuh gelar La Liga. Padahal, jumlahnya bisa saja 14 karena tujuh di antaranya dicuri dari saya," ujar Perez dalam konferensi persnya.

Presiden Real Madrid itu juga mengklaim dukungan anggota Madrid dalam menghadapi kasus Negreira dan menyinggung kemungkinan campur tangan UEFA. "Para anggota Madrid bersama saya dalam perjuangan melawan Negreira. Bukan hanya Madrid yang dirugikan, tim lain juga mengalaminya. Barcelona selalu diuntungkan," kata Perez.

Barcelona menegaskan tujuan pengajuan mediasi untuk meminta Perez mencabut pernyataan yang dianggap fitnah dan merusak reputasi klub. "Tujuan dari permohonan ini adalah agar Tuan Perez mencabut sejumlah pernyataan yang dibuatnya dengan mengetahui bahwa pernyataan tersebut tidak benar serta mengandung unsur fitnah dan merusak citra serta reputasi klub," jelas Barcelona.

Klub juga memperingatkan akan melanjutkan proses hukum apabila tuntutan tidak dipenuhi. Barcelona sempat mempertimbangkan gugatan terhadap mantan pelatih Real Madrid Castilla, Alvaro Arbeloa, yang menyuarakan pandangan serupa, namun rencana itu dibatalkan setelah Arbeloa tidak lagi berada di lingkungan Real Madrid. Perseteruan antara Barcelona dan Florentino Perez sudah berlangsung lama, dimulai saat Perez merekrut Luis Figo dari Barcelona pada tahun 2000, sebuah perpindahan yang dianggap kontroversial.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed