Barcelona menargetkan Alvarez sambil merekrut Gabriel Jesus
FajarBali.co.id Barcelona masih membuka peluang mendatangkan Julian Alvarez pada bursa transfer Januari 2027 meski telah mencapai kesepakatan merekrut Gabriel Jesus dari Arsenal, dilansir dari Bola. Jesus akan menjalani kontrak dua musim hingga 2028, dengan opsi perpanjangan satu tahun, untuk memenuhi kebutuhan lini serang Hansi Flick.
Menurut Bola, Gabriel Jesus diboyong dengan nilai transfer 10 juta euro plus variabel. Kepindahan pemain asal Brasil itu disebut berlangsung cepat dan telah mendapat persetujuan pelatih Barcelona, Hansi Flick.
Meski Jesus telah merapat, Bola melaporkan nama Alvarez tidak dihapus dari daftar incaran. Barcelona, menurut SPORT yang dikutip Bola, masih menjadikan penyerang Atletico Madrid dan Timnas Argentina itu sebagai target.
Barcelona sebelumnya membuka komunikasi untuk mendatangkan Alvarez, namun Blaugrana menilai transfer tidak mungkin direalisasikan pada hari-hari terakhir bursa musim panas. Bola menyebut sikap Atletico Madrid menjadi alasan keputusan tersebut.
Menurut Bola, Barcelona menilai tidak ada kondisi yang memungkinkan tercapainya kesepakatan sebelum bursa transfer ditutup, dan sikap itu mendapat dukungan direksi Atletico Madrid. CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, menegaskan klubnya tidak akan bernegosiasi dengan Barcelona dalam kondisi apa pun.
Bola juga menuliskan bahwa Gil Marin mengkritik Barcelona, sehingga Barcelona memilih tidak memaksakan upaya mendapatkan Alvarez di penghujung bursa musim panas.
Meski mundur sementara, Bola menyebut Barcelona tidak mengakhiri rencana mengejar Alvarez. Klub Katalonia itu berencana mempertahankan peluang dalam beberapa bulan ke depan, dengan Januari sebagai kesempatan berikutnya.
Menurut Bola, Barcelona meyakini situasi bisa berubah dalam empat bulan. Kondisi Atletico Madrid, hubungan Alvarez dengan suporter, serta keinginan sang pemain disebut menjadi faktor bila Barcelona kembali membuka pembicaraan pada bursa transfer musim dingin.
Untuk sementara, Bola melaporkan Barcelona memilih solusi praktis dengan mendatangkan Gabriel Jesus sebagai penyerang tengah yang dibutuhkan Hansi Flick, sambil menjaga kemungkinan kembali mengejar target utama pada Januari.