Bos McLaren Ragukan Klaim Keterbatasan Anggaran Mercedes di Formula 1

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Persaingan ketat pada musim Formula 1 tahun ini semakin memanas setelah bos tim McLaren, Andrea Stella, menyatakan keraguannya terhadap pernyataan anggaran terbatas yang disampaikan oleh kubu Mercedes.

Situasi ini mencuat pascaperhelatan Grand Prix Belanda, di mana pembalap McLaren, Lando Norris, berhasil meraih kemenangan.

Kepala tim Mercedes, Toto Wolff, mengakui bahwa mereka tidak memiliki anggaran cukup untuk mendukung pengembangan mobil dengan kecepatan yang sama seperti rival-rival terdekatnya.

Mercedes terakhir kali memperkenalkan paket upgrade besar pada Grand Prix Kanada pada Mei lalu dan baru akan meluncurkan pembaruan besar berikutnya di Grand Prix Bahrain pada Oktober mendatang.

Ketertinggalan dalam inovasi tersebut mulai berdampak pada performa Mercedes di lintasan. Setelah mendominasi dengan enam kemenangan di awal musim, mereka hanya mencatat dua kemenangan dalam enam balapan terakhir.

Wolff menjelaskan bahwa keterbatasan dana memaksa timnya membagi pengembangan secara merata sepanjang musim agar dapat mengoptimalkan perolehan poin kejuaraan.

"Kami tidak memiliki uang untuk terus menaruh pengembangan baru pada mobil," ujar Wolff.

Dia menambahkan bahwa setiap paket upgrade dari tim papan atas biasanya memberikan keuntungan beberapa sepersepuluh detik per putaran, namun Mercedes hanya mampu melakukan yang terbaik sesuai dengan kondisi saat ini.

Namun, klaim keterbatasan anggaran tersebut tidak sepenuhnya dipercaya oleh Andrea Stella dari McLaren. Dia menilai Mercedes sebenarnya masih memiliki ruang anggaran dan kemampuan teknis yang memadai untuk terus membawa pembaruan.

"Aku ingin mempercayaimu, tapi sebenarnya aku tidak mempercayaimu. Aku tidak percaya, karena berkat regulasi unit tenaga tahun 2027, semua tim akan mendapat kelonggaran dalam pelaporan mereka terkait batas biaya," kata Stella.

Situasi ini menunjukkan betapa pentingnya manajemen anggaran dan strategi pengembangan dalam persaingan sengit Formula 1, terutama di tengah regulasi yang terus berubah dan tantangan teknis yang kompleks.

Pengakuan dan tanggapan antar tim ini menjadi sorotan utama dalam dinamika kompetisi musim ini, menurut laporan yang dikutip dari Bola.

Editors Team
Daisy Floren