Gianluigi Buffon Dukung Roberto Mancini Jadi Pelatih Timnas Italia

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Gianluigi Buffon mendesak semua pihak untuk mengakhiri drama penunjukan pelatih baru Timnas Italia dengan mempercayakan Roberto Mancini sebagai pelatih dan Claudio Ranieri sebagai Direktur Teknik Federasi Sepakbola Italia (FIGC).

Paolo Maldini, yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Teknik FIGC, hanya bertahan 10 hari karena gagal menunjuk pelatih baru. Ancelotti dan Guardiola tidak berhasil didapat, dan Andrea Pirlo yang diajukan pun ditolak karena dianggap memiliki konflik kepentingan sebagai duta perusahaan judi Rusia. Akibatnya, Maldini dan penasihatnya Leonardo mengundurkan diri, menimbulkan spekulasi adanya keretakan di tubuh FIGC, dilansir dari Detik Sport.

Legenda sepakbola Italia Gianluigi Buffon menyatakan dukungannya kepada Mancini dan Ranieri untuk mengakhiri ketidakpastian ini. Buffon menilai Mancini adalah pilihan teknis terbaik yang pantas memimpin timnas.

"Pada akhirnya, Mancini secara teknis adalah pilihan yang terbaik. Dia telah menunjukkan dirinya pantas untuk jadi pelatih timnas," ujar Buffon kepada La Gazzetta dello Sport.

Buffon juga memahami adanya keraguan terhadap Ranieri, namun menegaskan bahwa pengalaman dan jam terbangnya membuatnya layak menjalankan tugas tersebut.

"Saya mengerti bahwa ada beberapa keraguan dari soal Ranieri. Tapi dia punya jam terbang tinggi dan dirasa layak untuk mengambil peran yang sulit itu," tambahnya.

Buffon berharap Timnas Italia bisa kembali lolos ke Piala Dunia setelah tiga kali gagal berturut-turut.

Meski pernah menjabat Koordinator Timnas Italia, Buffon belum tertarik kembali berperan dalam struktur tim karena ingin fokus menghabiskan waktu bersama keluarga dan mengisi energi.

"Saya sempat berbicara dengan Maldini dan Leonardo. Mereka menawarkan saya peran sebagai direktur tim nasional, koordinator antara tim utama dan tim junior. Saya tetap pada rencana, mau habiskan waktu lebih banyak bersama keluarga demi mengisi ulang energi," ungkapnya.

"Sekarang tujuan Italia hanya satu, lolos lagi ke Piala Dunia," tutup Buffon.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed