Matthias Jaissle Waspadai Wasit dalam Debutnya di Newcastle United
FajarBali.co.id Matthias Jaissle resmi menjadi pelatih Newcastle United pada Agustus 2026 menggantikan Eddie Howe, setelah sukses membawa Al-Ahli meraih dua gelar AFC Champions League Elite.
Selama kariernya di Arab Saudi, Jaissle sempat terlibat kontroversi dengan wasit saat Al-Ahli menghadapi Al-Fayha, di mana klubnya merasa layak mendapat dua penalti yang akhirnya tidak dikabulkan meski telah menggunakan VAR, menurut laporan dari Detik Sport.
Kontroversi itu memicu protes dari Jaissle dan pemain Al-Ahli, yang kemudian ditangani oleh Komite Wasit Federasi Sepakbola Arab Saudi.
Memasuki Premier League, Jaissle dikenal sangat ekspresif di pinggir lapangan dan menjadi perhatian media Inggris setelah kemenangan Newcastle atas Valencia dalam laga pramusim pertamanya.
"Saya tidak akan mengubah gaya saya karena itu adalah kepribadian saya. Di pinggir lapangan, saya emosional, tetapi saya perlu lebih menghormati area teknis," ujar Jaissle, dikutip dari BBC.
Jaissle juga mengungkapkan kekhawatirannya menghadapi wasit Premier League, berharap wasit bisa lebih memejamkan mata di beberapa situasi awal pertandingan agar ia dapat menyesuaikan diri.
"Saya agak takut. Saya harap di awal pertandingan, wasit mungkin bisa sedikit memejamkan mata di sana-sini. Saya perlu mempelajari hal itu. Saya memiliki garis pinggir lapangan yang panjang di Arab Saudi," ujarnya menambahkan.