Chef de Mission Indonesia Targetkan Medali Emas Bulutangkis di Asian Games 2026
FajarBali.co.id Chef de Mission Indonesia, Todotua Pasaribu, berharap cabang bulutangkis dapat menyumbangkan medali emas pada Asian Games 2026, khususnya di nomor ganda putra, setelah meninjau Pelatnas PBSI di Cipayung, Selasa (4/8/2026).
Dalam kunjungannya, Todotua mengamati latihan para atlet, termasuk Fajar Alfian dan rekan-rekannya, serta memeriksa fasilitas pelatnas yang lengkap seperti asrama, gym, dan fisioterapi.
"Untuk saat ini semuanya baik. Tadi saya juga sudah bertemu dan berbincang dengan para atlet serta pelatih. Saya juga diajak berkeliling melihat fasilitas-fasilitas yang ada di sini," ujar Todotua.
Dia menambahkan, "Di sini ada asrama, gym, hingga fasilitas fisioterapi. Menurut saya, kalau berbicara mengenai cabang olahraga bulutangkis, dibandingkan beberapa cabang olahraga lain yang sudah saya kunjungi, bulutangkis merupakan salah satu cabang yang paling lengkap. Dari sisi pembinaan, Pelatnas, fasilitas, dan berbagai aspek pendukung lainnya."
Untuk Asian Games Aichi-Nagoya, PBSI menyiapkan 20 atlet terbaik, terdiri dari 10 putra dan 10 putri, beserta ofisial pendukung.
CdM Todotua menyatakan harapannya agar bulutangkis dapat menjadi penyumbang medali emas pada ajang olahraga Asia tersebut.
"Tentu kami berharap bulutangkis menjadi salah satu penyumbang medali (emas). Dari hasil diskusi tadi, harapan terbesar memang ada pada nomor beregu putra," ujar Todotua yang berusia 46 tahun.
Dia melanjutkan, "Di cabang bulu tangkis nanti ada tujuh nomor yang dipertandingkan. Dari semua nomor tersebut, peluang terbesar yang kami lihat saat ini memang berasal dari beregu putra."
Pada Asian Games 2023, tim bulutangkis Indonesia gagal meraih medali di semua nomor, termasuk beregu putra dan putri serta perorangan, yang semuanya terhenti di babak perempatfinal. Padahal, bulutangkis menjadi cabang olahraga yang paling diandalkan untuk mendapatkan medali emas, menurut laporan dari Detik Sport.