Chef de Mission Kunjungi Pelatnas Panjat Tebing Persiapkan Asian Games 2026
FajarBali.co.id Chef de Mission (CdM) Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, melakukan kunjungan ke pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) di Bekasi untuk memastikan kesiapan nonteknis kontingen menjelang keberangkatan ke Jepang.
Kunjungan ini jadi kesempatan berdialog dengan pengurus, atlet, dan ofisial untuk mengidentifikasi kebutuhan yang dapat difasilitasi tim CdM demi kelancaran keberangkatan, akomodasi, transportasi, dan kebutuhan khusus cabang olahraga.
"Kami ingin memastikan seluruh aspek nonteknis dapat dipersiapkan dengan baik, mulai dari keberangkatan, akomodasi, transportasi, hingga kebutuhan khusus setiap cabang olahraga agar atlet dapat fokus bertanding dan tampil maksimal," ujar Todotua di lokasi pelatnas Panjat Tebing, Bekasi, 27 Juli 2026, dilansir dari Bola.
Meski target medali ditetapkan Kementerian Pemuda dan Olahraga serta NOC Indonesia, Todotua optimistis cabang olahraga memiliki semangat tinggi untuk melampaui target tersebut.
"Kami melihat level of confidence dari atlet maupun cabang olahraga sangat baik. Setiap cabang olahraga memiliki tekad besar memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia. Harapannya, hasil yang diraih nanti bahkan bisa melampaui target," kata Todotua.
Sekretaris Jenderal FPTI, Wahyu Pristiawan Buntoro, menyatakan kunjungan CdM memberi semangat tambahan bagi atlet dan pelatih dalam persiapan Asian Games 2026.
"Kehadiran CdM menjadi tambahan semangat bagi atlet dan tim pelatih. Kami berharap ini menjadi energi positif untuk menghadapi Asian Games," ujar Wahyu.
Manajer Tim Panjat Tebing, Aries Susanti, menegaskan target tim tetap dua medali emas dari nomor speed dan lead, dengan peluang tambahan dari nomor lain.
"Target kami tetap dua medali emas, dari nomor speed dan lead. Kami juga masih memiliki peluang dari nomor lain. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat Indonesia agar atlet-atlet kami bisa memberikan yang terbaik untuk Merah Putih," kata Aries, peraih medali emas lead putri Asian Games 2018.
Peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Veddriq Leonardo, menyambut positif kunjungan tersebut dan menganggap perhatian CdM sebagai motivasi bagi atlet pelatnas panjat tebing.
"Terima kasih kepada Chef de Mission Asian Games yang telah mengunjungi pelatnas panjat tebing. Kehadiran beliau menjadi salah satu bentuk dukungan bagi tim nasional dan menambah semangat kami untuk memberikan prestasi terbaik bagi Indonesia," ujar Veddriq.
Veddriq mengakui persaingan nomor speed di Asian Games kali ini lebih ketat dengan kehadiran China, Kazakhstan, Iran, Jepang, dan Thailand sebagai pesaing kuat.
Berbeda dari edisi sebelumnya, seluruh atlet harus melewati fase kualifikasi sehingga kompetisi makin kompetitif. Meski begitu, Veddriq optimistis Indonesia masih berpeluang naik podium.
"Indonesia masih berada di zona podium. Tinggal bagaimana kesiapan mental saat hari pertandingan. Secara kemampuan kami cukup merata, sekarang tinggal membuktikannya di arena," ujar Veddriq.