Enzo Maresca Ditunjuk Jadi Manajer Baru Manchester City Gantikan Guardiola
FajarBali.co.id Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai manajer baru Manchester City, menggantikan Pep Guardiola yang mengakhiri masa jabatannya setelah satu dekade. Penunjukan ini diumumkan pada 29 Juni 2026 dan menandai babak baru bagi klub di Stadion Etihad, menurut laporan dari Bola.
Maresca menandatangani kontrak tiga tahun untuk menjadi pelatih utama klub. Meskipun pertandingan persahabatan pertamanya berakhir dengan kekalahan dari Inter Milan, keyakinan di ruang ganti tetap kuat, terutama dari bek Josko Gvardiol yang menyebut Maresca sebagai sosok yang sempurna untuk posisi tersebut.
Josko Gvardiol menegaskan bahwa Maresca adalah pilihan tepat untuk melanjutkan tongkat estafet dari Guardiola. Ia mengakui tantangan yang besar, tetapi percaya para pemain antusias dengan arahan baru.
"Levelnya memang setinggi itu dan dia dipilih dengan alasan yang tepat sebagai manajer. Saya pikir dia memiliki kualitas, memiliki beberapa ide baru dan kita juga perlu melihat apa yang akan kita lakukan (dengan) gaya (permainan), sepak bola yang akan kita mainkan dan taktiknya," ujar Gvardiol.
Gvardiol juga menambahkan bahwa adaptasi terhadap manajer baru membutuhkan waktu dan para pemain harus membantu Maresca agar cepat menyesuaikan diri dengan filosofi yang akan diterapkan.
"Saya pikir dia adalah orang yang tepat, tetapi tentu saja, itu membutuhkan waktu. Ini sesuatu yang benar-benar baru, tidak mudah untuk mengganti manajer, jadi kita akan membutuhkan waktu," tambahnya.
Maresca memulai karier manajerialnya di Manchester City setelah menandatangani kontrak pada 29 Juni 2026. Ia menggantikan Guardiola yang menutup era panjang dengan banyak trofi, termasuk 20 gelar selama 10 musim terakhir.
Meski uji coba pramusim berakhir dengan kekalahan, fokus kini bergeser ke penyelarasan taktik dan penyesuaian permainan di bawah arahan Maresca.
Sebelum kembali ke Manchester sebagai pelatih utama, Maresca pernah menjadi asisten Guardiola pada musim 2022–2023 saat City meraih treble winner. Setelah itu, ia memimpin Leicester City meraih gelar Championship dan promosi ke Premier League.
Selain itu, Maresca juga pernah menjadi pelatih kepala Chelsea sejak Juni 2024 hingga Januari 2026, membawa klub meraih beberapa gelar termasuk Liga Konferensi dan Piala Dunia Antarklub FIFA.
Josko Gvardiol menyoroti bahwa pergantian manajer bukan proses instan dan seluruh elemen tim harus beradaptasi dengan filosofi dan taktik yang diterapkan Maresca.
"Peran pemain menjadi krusial untuk mempercepat transisi. Kolaborasi di ruang ganti dan kesiapan memahami pendekatan Maresca dipandang sebagai kunci untuk menjaga stabilitas performa tim," kata Gvardiol.