FIFA Tegaskan Sepakbola Tidak Dijual Meski Wacana Saham Piala Dunia Muncul

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id FIFA menegaskan bahwa sepakbola tidak akan dijual meskipun ada wacana pembentukan perusahaan baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE) yang memungkinkan penjualan saham Piala Dunia. Rencana ini diungkap Presiden FIFA Gianni Infantino dan memicu reaksi dari berbagai asosiasi anggota.

Perusahaan FFE akan menjadi wadah bagi investor swasta dan negara anggota FIFA untuk membeli saham minoritas. Hal ini bertujuan memberikan pemasukan tambahan dari pendanaan FIFA dan peluang komersial di tingkat nasional, seperti hak siar dan penjualan tiket, dilansir dari Detik Sport.

Namun rencana ini memicu kontroversi, terutama dari UEFA dan CONMEBOL, yang telah menolak dengan jumlah suara mencapai 96 dari total 211 anggota FIFA. Untuk mewujudkan FFE, diperlukan persetujuan minimal 106 negara anggota pada voting yang dijadwalkan 19 September mendatang.

Dalam pernyataannya, FIFA menegaskan, "FFE diusulkan semata-mata untuk memastikan bahwa semua Asosiasi Anggota FIFA (MA) memiliki kesempatan untuk mengambil kepemilikan yang berarti atas peluang komersial sepakbola di negara masing-masing, dan bahwa hal ini tidak mengorbankan semangat atau tata kelola FIFA atau sepakbola itu sendiri."

FIFA juga menambahkan, "Tidak ada yang menjual sepakbola. Ini bukanlah sesuatu yang akan pernah dipertimbangkan FIFA." Nilai komersial yang diperoleh dari FFE nantinya juga akan dialokasikan kembali kepada negara anggota, termasuk dana sebesar 40 juta USD untuk program FIFA Forward.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed