Gianni Infantino Gelar Rapat Darurat Hadapi Tekanan di FIFA
FajarBali.co.id Gianni Infantino menggelar rapat darurat dengan mengundang semua pejabat senior FIFA di Maroko pada Rabu, 5 Agustus 2026, sebagai respons atas desakan agar dirinya mundur dari jabatan Presiden FIFA. Rapat ini berlangsung di tengah tekanan yang menghimpit Infantino setelah wacana penjualan saham Piala Dunia melalui proyek FIFA Forward Enterprise (FFE) mendapat penolakan keras dari anggota FIFA, yang menilai rencana tersebut tidak sesuai. Proyek FFE diusulkan untuk mengelola aspek komersial turnamen FIFA, termasuk Piala Dunia, dengan menawarkan saham Piala Dunia ke pihak swasta. Namun, rencana itu membuat Infantino kehilangan dukungan dari banyak anggota FIFA.
Infantino berencana mencalonkan diri kembali sebagai Presiden FIFA untuk periode 2027-2031, namun beberapa asosiasi sudah menyatakan penolakan terhadap pencalonannya.
Sekjen FIFA, Mattias Grafstrom, menyatakan rasa syukur karena proyek FFE tidak terlaksana. "Kami bersyukur proyek FIFA Forward Enterprise tidak jadi terlaksana," ujar Mattias Grafstrom.
Kepala Pengembangan Sepakbola Global FIFA, Arsene Wenger, menyampaikan kritik terhadap kepemimpinan saat ini dengan menegaskan pentingnya komitmen, transparansi, dan integritas di lembaga seperti FIFA. "Kami berharap adanya komitmen, transparansi, dan integritas di badan independen seperti FIFA," kata Arsene Wenger.
Konsolidasi yang dilakukan Infantino saat ini dianggap sebagai usaha untuk mempertahankan posisinya dan bersaing mendapatkan kembali kursi nomor satu FIFA.