Jamie Carragher Kritik Strategi Transfer Liverpool di Musim Panas
FajarBali.co.id Jamie Carragher menyatakan keprihatinannya terhadap pendekatan Liverpool dalam bursa transfer musim panas ini, di mana klub mulai mengubah strategi mendatangkan pemain dibandingkan sebelumnya, dilansir dari Bola.
Musim panas ini, Liverpool sedang bernegosiasi untuk mendatangkan Bradley Barcola dari Paris Saint-Germain dengan harga yang dikabarkan mencapai 145 juta paun. Namun, Carragher meragukan langkah tersebut sebagai pengganti yang tepat untuk Mohamed Salah yang telah meninggalkan klub.
Menurut Carragher, ketertarikan Liverpool pada Barcola mencerminkan perubahan strategi dari sebelumnya yang lebih mengutamakan pemain dengan nama besar dan harga mahal.
"Hal yang mungkin saya sukai dari United musim panas ini adalah, mereka tidak terlihat terobsesi dengan nama besar seperti yang terjadi selama bertahun-tahun. Saya justru sedikit khawatir dengan klub saya sendiri mengenai hal itu," ujar Carragher dalam podcast "Football Ramble".
Carragher membandingkan pendekatan Liverpool saat ini dengan musim lalu yang menurutnya seperti "musim panas ala Real Madrid" karena fokus pada pemain mahal seperti Florian Wirtz, Alexander Isak, dan Hugo Ekitike.
"Musim panas ini semuanya tentang Barcola. Saya berpikir, bagaimana dengan masa-masa ketika kami membangun tim di bawah Jurgen Klopp, ketika kami mendatangkan pemain yang belum tentu diyakini banyak orang dan mendapatkan nilai yang bagus? Saya justru ingin kembali ke pendekatan seperti itu," lanjutnya.
Selain itu, Carragher memuji pendekatan Manchester United yang dinilainya lebih realistis dan tidak terfokus pada nama besar, dengan mendatangkan pemain seperti Andrey Santos dan Youri Tielemans.
"Kalau melihat United, musim panas ini mereka tidak terlihat sedang menjalankan misi untuk mendapatkan nama besar. Andrey Santos, siapa yang tahu bagaimana dia akan tampil? Youri Tielemans. Ini seperti sesuatu yang mungkin membuat orang berpikir, 'cerdas, orang-orang tidak menyangka, sesuatu yang sedikit berbeda'," ulas Carragher.
Dia menegaskan bahwa yang terpenting bukan nama besar pemain, melainkan kecocokan dengan kebutuhan tim dan klub.
"Ini bukan soal nama, tetapi soal apa yang tepat untuk tim dan klub, dan rasanya United sedang menuju ke arah tersebut, yang menurut saya mungkin merupakan sesuatu yang sehat," tuturnya.