Jose Mourinho Tegaskan Cemoohan Suporter Jadi Bagian Pengalaman di Bernabeu

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Real Madrid memperoleh kemenangan 4-1 atas Real Sociedad pada laga kandang pertama mereka di LaLiga musim 2026/2027, yang berlangsung di Santiago Bernabeu. Namun, meski unggul telak, mereka sempat mendapat cemoohan dari suporter sendiri karena performa yang kurang meyakinkan di babak pertama.

Los Blancos baru berhasil memecah kebuntuan di menit ke-40 melalui gol Kylian Mbappe. Sayangnya, Sociedad langsung menyamakan kedudukan empat menit kemudian lewat Luka Sucic, membuat pertandingan menjadi ketat sebelum jeda.

Suasana di stadion menjadi kurang kondusif dengan sorakan "huu" dari berbagai sudut Bernabeu, sebagai ekspresi frustrasi para Madridista terhadap ketidakstabilan permainan tim, termasuk kesalahan penguasaan bola dan kerentanan terhadap serangan balik.

Memasuki babak kedua, Real Madrid bangkit dengan menambah tiga gol dari dua gol Mbappe dan satu gol Vinicius Junior. Hasil ini membawa Madrid ke puncak klasemen LaLiga dengan koleksi enam poin setelah dua pertandingan.

Pelatih Jose Mourinho memahami reaksi suporter tersebut dan menilai cemoohan merupakan bagian dari pengalaman yang harus diterima di Bernabeu. Ia menyebut bahwa para fans menuntut dominasi penuh dari timnya sepanjang pertandingan.

"Kita sudah tahu bagaimana Bernabeu itu, dan untunglah ada itu. Ini kan sebuah konsekuensi dari sejarah klub. Mereka membayar untuk mendapatkan pengalaman dari berbagai emosi mereka," ujar Mourinho, dikutip dari Marca.

"Fans mencemooh karena mereka ingin Madrid mendominasi, mendominasi, dan mendominasi permainan. Namun, tadi tim tetap tenang. Beberapa cemoohan toh tidak menyakiti siapapun; hal itu justru membuat Anda tumbuh," tambahnya.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed