Julian Alvarez Dapat Cemoohan Suporter Atletico Madrid di Laga Kontra Villarreal

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Julian Alvarez mendapat perlakuan cemoohan dari suporter Atletico Madrid saat pertandingan melawan Villarreal yang berakhir 2-2, Minggu malam WIB, di stadion Metropolitano.

Penyerang Argentina itu sudah diteriaki sebelum turun ke lapangan dan mendapat respons negatif sepanjang pertandingan.

Situasi ini terjadi di tengah kabar ketertarikan klub luar Spanyol seperti Arsenal dan Barcelona terhadap Alvarez, menurut laporan dari Bola.

Pelatih Diego Simeone sebenarnya tidak ingin memasukkan Alvarez dalam skuad menghadapi Villarreal, demikian dilaporkan jurnalis Spanyol Juan Jesus.

Namun, CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, memerintahkan Alvarez tetap dimasukkan skuad untuk menjalani "terapi penghinaan" dari suporter, dengan tujuan melemahkan mental pemain tersebut agar menerima tawaran pindah klub.

"Simeone TIDAK ingin memanggil Julian Alvarez hari ini. Ada perintah langsung dari Gil Marín untuk menjalani 'terapi penghinaan' di depan Metropolitano. Tujuannya jelas: membuat para suporter mencemoohnya, melemahkannya secara psikologis agar dia merasa muak dan akhirnya menerima tawaran apa pun untuk meninggalkan klub, termasuk dari Arsenal," ujar Juan Jesus.

Cemoohan mulai terdengar saat nama Alvarez diumumkan sebagai pemain cadangan dan berlanjut saat pemanasan sebelum masuk ke lapangan pada menit ke-66.

Setelah pertandingan berakhir, Alvarez tidak ikut menyapa suporter bersama rekan satu timnya, sebuah keputusan yang sudah disepakati bersama klub, menurut Diego Simeone.

"Itu merupakan keputusan klub, untuk tidak membiarkan Julian Alvarez pergi bersama rekan-rekannya untuk menyapa para suporter," ujar Simeone.

Beberapa suporter juga melakukan protes fisik dengan melemparkan syal Atletico ke arah Alvarez sebagai bentuk kekecewaan.

Situasi transfer Alvarez juga sedang menjadi perhatian. Atletico hanya bersedia melepasnya ke klub luar Spanyol, seperti Arsenal, karena Barcelona tidak mampu memenuhi klausul pelepasan yang mencapai 450 juta paun.

Alvarez sendiri dikabarkan lebih menginginkan pindah ke Barcelona, namun Atletico menolak menjualnya ke rival di La Liga.

Kiper Atletico, Jan Oblak, mengajak semua pihak untuk bersatu dan mendukung Alvarez selama ia masih bagian dari skuad.

"Saya pikir kami semua harus bersatu. Julian ada di sini, dia bersama kami di tim, dan selama dia bersama kami, kami akan mendukungnya," kata Oblak seperti dikutip ESPN.

"Kami tahu apa yang bisa dia lakukan dan apa yang bisa dia berikan. Situasi ini tidak nyaman bagi siapa pun, tetapi semoga semuanya segera terselesaikan dan pada akhir musim kami semua bisa bahagia," lanjutnya.

Editors Team
Daisy Floren