Justin Hubner Pilih Stadion GBK Sebagai Favorit di Timnas Indonesia
FajarBali.co.id Justin Hubner, bek Timnas Indonesia, menyatakan Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta sebagai stadion favoritnya meski memiliki pengalaman bermain di stadion megah di berbagai negara.
Hal ini diungkapkan Hubner dalam sesi wawancara santai dengan akun Instagram resmi Eredivisie, Rabu (19/8/2026) malam WIB, di mana ia menegaskan bahwa stadion GBK yang paling berkesan baginya.
Stadion GBK menjadi saksi gol perdana Justin Hubner untuk Timnas Indonesia saat melawan Oman dalam laga FIFA Matchday pada 5 Juni 2026, yang berakhir dengan kemenangan 3-0 untuk Tim Merah Putih, dilansir dari Bola.
Justin Hubner sudah tampil sebanyak 18 kali untuk Timnas Indonesia di pertandingan resmi dan terus berkembang menjadi pemain yang lebih komplet dan dewasa.
Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan informasi terbaru terkait kondisi Justin Hubner menjelang laga kontra Mozambik di Stadion GBK, Selasa (9/6/2026). Herdman menegaskan bahwa keputusan Hubner untuk bermain akan ditentukan setelah evaluasi terakhir dengan prioritas pada konsistensi performa.
Stadion Utama Gelora Bung Karno sendiri merupakan salah satu stadion paling ikonik di Asia Tenggara, dibangun pada era Presiden Soekarno untuk Asian Games 1962. Stadion ini memiliki desain atap baja berbentuk oval yang dikenal dengan istilah "Temu Gelang," yang memungkinkan pandangan bebas tanpa pilar penyangga di tengah arena.
Pada awal berdiri, stadion ini mampu menampung hingga 110.000 penonton, menjadikannya salah satu stadion terbesar di dunia pada masa itu. Kini, stadion ini telah mengalami revitalisasi besar, terutama saat Asian Games 2018, dan menjadi stadion kelas dunia dengan sistem pencahayaan LED dan panel surya di atapnya.
Transformasi tribun menjadi kursi tunggal tetap mempertahankan atmosfer magis stadion yang sering digunakan untuk ajang olahraga internasional, konser musik, dan menjadi markas Timnas Indonesia.
"Stadion GBK di Jakarta," ujar Justin Hubner, menegaskan pilihannya.
John Herdman menyampaikan pentingnya evaluasi performa sebelum memastikan keputusan bermain Hubner.