Klub Liga 2 dan Liga 3 Lirik Pemain Muda di Soekarno Cup 2026

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Turnamen sepak bola usia muda Soekarno Cup 2026 yang berlangsung di Surabaya, Gresik, dan Bangkalan menarik perhatian klub Liga 2 dan Liga 3 yang tengah mencari pemain muda berbakat.

Turnamen ini melibatkan 400 pemain dari 16 provinsi di Indonesia, sebagai kelanjutan dari penyelenggaraan Soekarno Cup yang sebelumnya digelar di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025, dilansir dari Detik Sport.

Anang Ma'ruf, juru bicara Soekarno Cup sekaligus legenda Timnas Indonesia, menyatakan bahwa sejumlah pelatih dari klub Liga 2 dan Liga 3 mengikuti pertandingan, baik melalui live streaming maupun langsung di stadion.

"Sejumlah pelatih dari klub Liga 3 dan Liga 2 ternyata ikut memantau jalannya Soekarno Cup. Ada yang lewat live streaming di Youtube, ada pula yang datang langsung ke stadion. Mereka tertarik ke beberapa pemain, dan telah meminta data pemain tersebut," ujar Anang pada Sabtu (22/8/2029).

Menurut Anang, ini merupakan perkembangan positif karena menunjukkan bahwa pemain yang tampil memiliki kualitas serta potensi untuk naik ke level lebih tinggi.

"Ini tentu menjadi progres yang sangat positif. Artinya, mereka yang bermain di Soekarno Cup punya kualitas dan potensi untuk melangkah ke level yang lebih tinggi," tambahnya.

Dia juga menegaskan bahwa bakat bisa ditemukan di berbagai daerah, termasuk kampung-kampung yang selama ini kurang terpantau, namun tantangannya adalah memberikan kesempatan kepada para pemain untuk menunjukkan kemampuan mereka.

Turnamen ini diinisiasi oleh Prananda Prabowo dengan tujuan menjadi wadah bagi pesepak bola muda di level akar rumput yang tidak mendapatkan kesempatan melalui jalur pembinaan formal seperti akademi klub atau kompetisi federasi.

Komarudin Watubun, Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, mengatakan bahwa turnamen ini diharapkan menjadi proses penting dalam penemuan dan pengembangan pemain muda di Indonesia.

"Soekarno Cup diharapkan menjadi bagian dari proses penemuan dan pengembangan pemain. Dengan semakin banyak pemain yang mendapatkan kesempatan tampil dan kemudian dipantau klub profesional, kompetisi ini dapat memiliki dampak jangka panjang terhadap regenerasi sepak bola Indonesia," ujar Komarudin.

Editors Team
Daisy Floren