Liverpool Dekati Kesepakatan Transfer Bradley Barcola dari PSG

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Liverpool semakin dekat dengan transfer winger Paris Saint-Germain, Bradley Barcola, setelah mencapai kesepakatan awal senilai 100 juta paun atau sekitar Rp2,4 triliun, yang dapat meningkat menjadi 120 juta paun atau Rp2,8 triliun melalui bonus, dilansir dari Bola.

Nilai ini lebih rendah dari permintaan awal PSG sebesar 145 juta paun. Kesepakatan belum sepenuhnya selesai dan masih ada kemungkinan kendala, namun Liverpool mulai merencanakan peran Barcola yang berusia 23 tahun.

Barcola telah menjadi salah satu penyerang terkemuka dunia setelah membantu PSG meraih dua gelar Liga Champions. Liverpool perlu berhati-hati karena rekrutan mahal lain seperti Alexander Isak dan Florian Wirtz juga mengalami kesulitan, sehingga tugas pelatih baru Andoni Iraola adalah memaksimalkan potensi Barcola.

Menurut Sports Illustrated, Liverpool mencari pengganti jangka panjang Mohamed Salah dan menilai Barcola sebagai penerus dengan karakter permainan serupa. Barcola dikenal sebagai salah satu winger terbaik dunia dengan kecepatan dan ancaman gol yang dibutuhkan Liverpool.

Barcola lebih nyaman bermain di sisi kiri, baik di PSG maupun Timnas Prancis. Posisi ini diperkirakan juga akan menjadi tempatnya di Liverpool, yang dapat mengurangi menit bermain pemain seperti Cody Gakpo, Rio Ngumoha, dan Victor Munoz.

"Iraola juga perlu membangun lini serang yang memungkinkan Barcola bergerak bebas di sisi kiri dan menempati posisi sangat tinggi. Ia bisa tetap berada dekat garis lapangan atau masuk ke area half-space di sisi luar bek kanan lawan," ujar Sports Illustrated.

Kepergian Luis Diaz yang berimbas pada hilangnya kecepatan di sayap Liverpool menjadi alasan pentingnya kedatangan Barcola. Dia memiliki kemiripan dengan Diaz dalam menciptakan peluang dari situasi bola mati serta kontribusi gol dan assist.

Barcola juga gemar menghadapi bek sayap secara langsung dan memotong ke dalam, karakter yang kurang dimiliki winger Liverpool setelah kepergian Diaz, tambah Sports Illustrated.

Pelatih Iraola akan menuntut Barcola bekerja keras ketika kehilangan bola, namun memberi kebebasan saat menguasai bola. Dengan tidak adanya winger kanan alami, serangan Liverpool kemungkinan akan lebih banyak diarahkan dari sisi kiri.

Di Ligue 1 musim lalu, Barcola menduduki peringkat ketiga dalam kombinasi expected goals dan assists per 90 menit, serta posisi ke-12 dalam jumlah dribel sukses dan tembakan per pertandingan. Dia mencatat 21 kontribusi gol di semua kompetisi, meski turun dari 39 pada musim sebelumnya.

Meskipun Barcola pernah bermain di sisi kanan sebanyak 22 kali untuk PSG dengan catatan empat gol dan delapan assist, sebagian besar penampilan tersebut melawan lawan yang kurang menantang. Sports Illustrated menilai memindahkan Barcola ke kanan akan mengurangi kekuatan terbaiknya.

Barcola lebih efektif dari sisi kiri karena dominasi kaki kanannya sehingga bisa memotong ke dalam dan melepaskan tembakan. Kemampuan mencari ruang tembak ini terbentuk sejak ia bermain sebagai penyerang tengah hingga usia 17 tahun.

"Penyelesaian akhir Barcola masih bisa ditingkatkan. Meski begitu, kemampuannya menciptakan ruang untuk melepaskan tembakan membuatnya sulit dihentikan," tambah Sports Illustrated.

Karena itu, memaksakan Barcola bermain di posisi winger kanan berisiko menghambat potensi terbaiknya dan membuat investasi mahal Liverpool kurang optimal.

Editors Team
Daisy Floren