Maria Londa Targetkan Medali Terakhir di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Maria Londa, atlet lompat jauh dan lompat jangkit Indonesia, membidik medali terakhirnya di Asian Games 2026 yang akan berlangsung di Aichi-Nagoya pada 19 September hingga 3 Oktober 2026, dilansir dari Bola.

Indonesia mengirim 420 atlet dari 32 cabang olahraga dengan target 4 medali emas yang dianggap realistis. Maria Londa, yang kini berusia 36 tahun, menyatakan bahwa ini akan menjadi ajang multi event Asia terakhirnya.

Peraih enam emas SEA Games ini menyiapkan diri dengan persiapan 80 persen dan fokus pada teknik serta mental bertanding. Ia juga menghadapi kendala belum mendapat jadwal pasti untuk bertanding.

Maria Londa mengevaluasi kegagalannya di Asian Games 2023 di Huangzhou, di mana lompatan ketiganya dianulir juri meskipun posisinya masih di papan tumpu, dan akhirnya finis di peringkat ke-10 dengan lompatan sah 5,98 meter.

Di Asian Games 2026, ia akan turun di dua nomor, dengan fokus utama di lompat jangkit demi meraih medali dan mengharumkan nama Indonesia.

"Ini menjadi pertandingan terakhir saya di kejuaraan internasional. Di Indonesia saya sudah tidak boleh bertanding lagi karena batas maksimal usia 35 tahun di cabang atletik," tegas Maria Londa.

Rekor lompatan terbaiknya di nomor lompat jangkit adalah 14,17 meter, namun itu belum dapat menandingi rekor 14,27 meter milik atlet Uzbekistan yang meraih emas di Asian Games 2024.

Maria Londa masih memegang predikat ratu lompat jauh dan lompat jangkit serta rekor nasional di kedua nomor tersebut. Ia berharap regenerasi atlet muda dapat meningkat dan memecahkan rekor yang ada.

"Rekor dibuat untuk dipecahkan. Semoga atlet muda Indonesia punya semangat untuk memecahkan rekor saat ini," ujarnya.

Menurut Maria, regenerasi atlet sudah berjalan cukup baik, tapi masih ada pekerjaan rumah untuk mengejar prestasi di tingkat Asia Tenggara. Ia menyebut rata-rata lompat jangkit di kawasan itu berada di 13-14 meter, sementara lompat jauh di atas 6 meter, dan belum ada atlet muda Indonesia yang mencapai angka tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed