Max Verstappen Dikritik atas Komentar Soal Rekan Setim Liam Lawson di GP Belanda

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Max Verstappen mendapat sorotan setelah komentarnya mengenai rekan setim pengganti Liam Lawson pada F1 GP Belanda di Zandvoort akhir pekan lalu, menurut dilansir dari Bola.

Lawson menggantikan Isack Hadjar yang cedera dan mampu finis di posisi ketujuh, meraih enam poin untuk Red Bull. Pada kualifikasi, Lawson hanya terpaut sepersepuluh detik dari Verstappen.

Ketika diminta menilai kemampuan Lawson, Verstappen lebih menyoroti karakter mobil F1 saat ini dibanding langsung memuji Lawson.

"Saya pikir sekarang jauh lebih mudah menemukan batas dengan mobil-mobil ini karena di beberapa bagian lintasan, ketika daya baterai sedikit berkurang, mobil juga menjadi sedikit lebih mudah dikendalikan," ujar Verstappen.

Komentar Verstappen itu mendapat kritik dari mantan juara dunia Nico Rosberg melalui Sky Sports.

"Kurang baik dia mengatakan itu, bukan? Dia sebenarnya bisa memuji pembalap penggantinya karena telah melakukan pekerjaan dengan baik!" kata Rosberg.

Verstappen memang dikenal memiliki hubungan yang rumit dengan rekan setimnya di Red Bull. Sejak menjadi pembalap penuh waktu pada 2016, dia pernah berduet dengan Daniel Ricciardo yang merupakan pembalap utama sebelumnya.

Hubungan keduanya bermasalah, termasuk insiden kecelakaan besar di GP Azerbaijan 2018, sehingga Ricciardo meninggalkan tim pada akhir musim tersebut.

Verstappen juga pernah bersaing ketat dengan Sergio Perez, yang sempat terjadi ketegangan pada GP Brasil 2022 terkait pergantian posisi demi strategi tim.

Setelah dua tahun bersama, Perez dan Red Bull berpisah karena performa Perez dinilai kurang memenuhi harapan tim.

Editors Team
Daisy Floren