Maybank Indonesia Ungkap Jejak Karbon Maybank Marathon 2025 di Jakarta

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Maybank Indonesia mengumumkan hasil pengukuran jejak karbon dari penyelenggaraan Maybank Marathon 2025 dalam acara Sustainabili-Tea Session di Maybank Tower, Jakarta, pada Selasa (14/7/2026).

Penghitungan yang dilakukan bersama Jejakin menunjukkan baseline emisi sebesar 4.336 ton karbon dioksida ekuivalen (CO₂e), yang menjadi acuan untuk menetapkan langkah pengurangan karbon menuju target karbon netral pada 2030, dilansir dari Bola.

ESG Lead Jejakin, Ramdhani, menjelaskan penghitungan meliputi seluruh aktivitas mulai dari perjalanan peserta ke Bali, akomodasi, penggunaan energi selama acara, hingga pengelolaan limbah.

"Angka baseline sebesar 4.336 ton CO₂e menjadi acuan agar kami mengetahui hotspot emisi yang perlu diprioritaskan. Dengan begitu, agenda keberlanjutan yang disusun ke depan memiliki dasar yang terukur untuk mencapai target karbon netral pada 2030," ujar Ramdhani.

Ramdhani mengungkapkan bahwa emisi terbesar berasal dari sektor perjalanan dan akomodasi peserta yang berasal dari 52 negara, dengan kontribusi signifikan dari transportasi udara dan aktivitas menginap.

"Penggunaan listrik dan generator selama penyelenggaraan acara juga menyumbang emisi meski dalam jumlah yang lebih kecil. Dari sisi pengelolaan limbah, sekitar 99% sampah selama event berhasil didaur ulang atau diolah menjadi kompos sehingga hanya sebagian kecil yang berakhir di tempat pembuangan akhir," tambah Ramdhani.

Head of Sustainability Maybank Indonesia, Maria Trifanny, menyatakan keberhasilan mencapai marathon karbon netral bergantung juga pada partisipasi pelari melalui perubahan perilaku ramah lingkungan.

"Jejak hijau bagi kami adalah sebuah behavior. Ketika pelari mengejar personal best, mereka juga bisa meninggalkan jejak perilaku yang positif bagi lingkungan. Mengurangi karbon dimulai dari pilihan-pilihan sederhana yang dilakukan bersama karena perubahan perilaku merupakan aksi kolektif," kata Maria Trifanny.

Maria menjelaskan bahwa peserta dapat berkontribusi dengan menggunakan kendaraan listrik atau shuttle, memilih hotel bersertifikasi ramah lingkungan, memilah sampah, membawa botol isi ulang, dan ikut program offset karbon melalui penanaman mangrove di Bali.

Selain aspek lingkungan, Maybank Indonesia juga mempertahankan program sosial seperti kategori wheelchair, Run for Charity, Sustainability Pavilion, dan program literasi keuangan untuk sekitar 40 sekolah sepanjang rute lomba.

Berbagai inisiatif ini menjadi bagian dari komitmen Maybank Indonesia untuk menjadikan Maybank Marathon sebagai ajang olahraga yang memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan dalam perjalanan menuju target karbon netral 2030.

Editors Team
Daisy Floren

Most viewed