Jose Mourinho Ungkap Penolakan Roman Abramovich Rekrut Samuel Eto’o di Chelsea
FajarBali.co.id Jose Mourinho mengungkap kisah di balik bursa transfer Chelsea pada 2006 saat Roman Abramovich menolak keinginannya mendatangkan Samuel Eto'o dan memilih Andriy Shevchenko sebagai target transfer.
Mourinho, pelatih Chelsea pada era keemasan yang membawa klub memenangkan dua gelar Premier League berturut-turut pada 2005 dan 2006, mengaku tidak pernah menginginkan Shevchenko, yang akhirnya dibeli dengan harga 30 juta poundsterling dari AC Milan.
Shevchenko mencetak hanya empat gol di Premier League musim 2006/2007 dan total 14 gol di seluruh kompetisi, hasil yang jauh dari harapan Chelsea.
Dalam dokumenter Netflix berjudul Mourinho, sang pelatih asal Portugal mengatakan, "Abramovich memiliki gairah luar biasa terhadap sepak bola, tetapi dia sama sekali tidak memahami situasinya," ujar Mourinho.
"Shevchenko berada di meja negosiasi karena hubungannya dengan pemilik, hubungannya dengan para agen. Saya tidak pernah ingin merekrutnya, tetapi saya tidak pernah mengatakan hal itu kepada siapa pun. Itu juga menjadi tanggung jawab saya," tambah Mourinho.
Mourinho mengungkapkan pemain yang sebenarnya ingin direkrutnya adalah Samuel Eto'o, yang saat itu sedang berada di puncak performa bersama Barcelona dengan mencetak 34 gol sebelum musim 2006/2007.
Setelah meninggalkan Chelsea dan melanjutkan karier di Inter Milan, Mourinho akhirnya melatih Eto'o. Sang striker membantu Inter meraih trofi Liga Champions dengan 16 gol.
Inter juga menyingkirkan Chelsea di babak 16 besar Liga Champions dengan kemenangan agregat 3-1.
"Sejujurnya, saya bermain melawan Roman pada pertandingan itu. Saya bermain melawan orang yang memecat saya. Saya pulang dengan bahagia dan dia pulang dengan kecewa," kata Mourinho.
"Saya tahu betapa dia mencintai Chelsea dan betapa dia mencintai kemenangan. Tetapi saya membutuhkan balas dendam," ujar Mourinho menambahkan.
"Sepak bola adalah milik orang-orang seperti saya. Yang lain adalah penyusup yang tidak seharusnya berada di sana. Sepak bola adalah milik pemain, pelatih, dan fans. Sepak bola akan selalu menjadi milik kami," tegas Mourinho.
Mourinho kembali bekerja sama dengan Eto'o di Chelsea pada 2013, tetapi performa Eto'o menurun dengan hanya sembilan gol di Premier League dan 13 gol di seluruh kompetisi sebelum akhirnya pindah ke Everton.