Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.862 per Dolar AS pada 19 Agustus 2026
FajarBali.co.id Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS melemah ke level Rp17.862 pada Rabu, 19 Agustus 2026, di pasar valuta asing Indonesia. Pelemahan ini terjadi setelah rupiah turun 0,36% atau 64 poin dari posisi sebelumnya pada Selasa, 18 Agustus 2026.
Data Perdagangan Terbaru
Menurut data pasar pada 19 Agustus 2026, rupiah bergerak dalam rentang Rp17.800 hingga Rp17.900 per dolar AS. Pada perdagangan Selasa pagi, rupiah sempat dibuka melemah 0,28% ke level Rp17.847 per dolar AS, sebelum penutupan yang menunjukkan pelemahan 0,36%.
Pengaruh Faktor Eksternal dan Regional
Pelemahan rupiah sejalan dengan tren mata uang Asia lain yang juga melemah terhadap dolar AS, seperti peso Filipina yang melemah terdalam 0,50%, dolar Taiwan, dan yen Jepang. Sebaliknya, mata uang seperti won Korea Selatan dan ringgit Malaysia mengalami penguatan.
Konteks Kebijakan dan Ekonomi dalam Negeri
Peran Rapat Dewan Gubernur BI
Bank Indonesia (BI) mempertahankan suku bunga kebijakan di level 5,75% pada Juli 2026, setelah kenaikan kumulatif 100 basis poin sejak Mei. Kebijakan ini dipantau pasar sebagai faktor kunci pengaruh nilai tukar rupiah. Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed pada September 2026 juga menurun menjadi sekitar 35%, turun dari 55% seminggu sebelumnya, yang turut memengaruhi sentimen pasar valuta asing.
Pengaruh RAPBN 2027 dan Target Ekonomi
Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,0% dalam RAPBN 2027, dengan target pendapatan negara Rp3.426 triliun dan belanja Rp4.097,2 triliun. Target ini menjadi salah satu faktor yang dipantau pasar untuk menilai stabilitas ekonomi dan nilai tukar rupiah ke depan.
Dampak Harga Minyak dan Ketegangan Global
Kenaikan harga minyak yang tetap tinggi menjadi tekanan tambahan bagi rupiah. Selain itu, ketegangan geopolitik antara Amerika Serikat dan Iran juga berkontribusi terhadap volatilitas mata uang global, termasuk rupiah.
Perbandingan Nilai Tukar dan Indeks Dolar AS
Pada Selasa, indeks dolar AS (DXY) turun tipis 0,03% ke posisi 99,64, sementara dolar AS menguat ke level Rp17.850 pada pagi hari. Pergerakan ini mencerminkan dinamika global yang memengaruhi nilai tukar rupiah secara langsung.
| Tanggal | Nilai Tukar Rupiah (Rp) | Perubahan (%) | Suku Bunga BI (%) |
|---|---|---|---|
| 18 Agustus 2026 | 17.862 | -0,36 | 5,75 |
| 19 Agustus 2026 | 17.862 (perkiraan) | - | 5,75 |
- Rupiah melemah 0,36% pada 18 Agustus 2026.
- BI mempertahankan suku bunga 5,75% sejak Juli 2026.
- Probabilitas kenaikan suku bunga The Fed September turun menjadi 35%.
"Pelemahan rupiah masih dipengaruhi oleh sentimen global, termasuk harga minyak dan kebijakan moneter AS," ujar analis pasar valuta asing di Jakarta.