NOC Indonesia Tetapkan Kontingen Asian Games 2026 dengan Evaluasi Ketat

Smallest Font
Largest Font

FajarBali.co.id Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 telah resmi ditetapkan melalui proses evaluasi yang melibatkan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora), Komisi Sport NOC Indonesia, dan federasi masing-masing cabang olahraga, dilansir dari Bola.

Kontingen ini terdiri dari atlet, 148 pelatih dan ofisial, serta 32 anggota tim Chef de Mission (CdM). Penetapan dilakukan berdasarkan kesiapan atlet dan peluang meraih prestasi di ajang tersebut.

Ketua NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menilai Asian Games 2026 sebagai momentum penting untuk menunjukkan perkembangan olahraga nasional.

"Asian Games bukan sekadar ajang kompetisi, tetapi panggung untuk menunjukkan bahwa olahraga Indonesia terus berkembang dan mampu bersaing dengan negara-negara terbaik di Asia. Kini saatnya para atlet tampil percaya diri dan mengharumkan nama Indonesia," ujar Okto.

Okto juga menjelaskan bahwa tiga cabang olahraga yakni tinju, anggar, dan tenis meja berangkat dengan skema pendanaan mandiri melalui dukungan federasi dan mitra, namun tidak ada perbedaan perlakuan terhadap atlet.

"Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama. Ketika mengenakan lambang Garuda, semua atlet memiliki tanggung jawab yang sama untuk berjuang meraih medali bagi Indonesia," tegasnya.

Raja Sapta Oktohari menegaskan seluruh cabang olahraga yang tergabung sudah melalui proses evaluasi sama, menilai kesiapan dan peluang atlet untuk bersaing serta aspek operasional saat pertandingan.

"NOC Indonesia memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan yang sama. Yang kami nilai bukan sumber pendanaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa," kata Okto.

Sementara itu, Menteri Pemuda dan Olahraga RI, Erick Thohir, menyatakan penetapan kontingen dilakukan secara objektif dan profesional melalui proses review ketat.

"Setiap nama yang masuk dalam kontingen telah melalui proses review yang ketat. Kami optimistis Tim Indonesia mampu tampil kompetitif di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Yang terpenting, para atlet bertanding dengan fokus, menjunjung tinggi sportivitas, dan memberikan performa terbaik demi kebanggaan Indonesia," ujar Erick.

Erick juga mengapresiasi cabang olahraga yang menggunakan skema pendanaan mandiri sebagai bukti kolaborasi antara pemerintah, federasi, dan mitra dalam mendukung prestasi olahraga.

"Apa pun skema pendanaannya, ketika mengenakan lambang Garuda di dada, seluruh atlet membawa satu nama, yaitu Indonesia," tegasnya.

Chef de Mission Tim Indonesia untuk Asian Games 2026, Todotua Pasaribu, memastikan seluruh persiapan berjalan sesuai rencana dengan koordinasi intensif bersama Kemenpora, NOC Indonesia, dan federasi cabang olahraga.

"Semua persiapan sudah berjalan sesuai rencana. Kami juga terus berkomunikasi intensif baik dengan Kemenpora, NOC Indonesia maupun federasi nasional cabor yang akan berangkat mulai dari persiapan, keberangkatan, akomodasi, operasional pertandingan hingga kepulangan dapat berjalan optimal," ujar Todotua.

Ia menambahkan, "Kami akan berusaha semaksimal mungkin untuk bisa melayani atlet supaya dapat meraih prestasi terbaik di Asian Games 2026 nanti."

Editors Team
Daisy Floren